TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menertibkan dan menutup sejumlah tempat hiburan malam (THM) terus mengalir.
Setelah mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, langkah tersebut kini juga didukung ulama di Kota Serang.
Ketua DPW Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Serang sekaligus pendiri Paguyuban MARHABAN (Marwah Banten), Kyai Nasehudin, mengatakan, langkah penutupan THM merupakan langkah positif dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat agar tetap berlandaskan nilai moral dan agama.
Ia menilai pembangunan daerah tidak semestinya hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembentukan akhlak dan tatanan kehidupan masyarakat.
"Alhamdulillah ini langkah baik pemerintah Kota Serang dalam menjaga masyarakatnya. Membangun kehidupan masyarakat tidak boleh hanya memikirkan finansial semata, tapi juga tidak boleh melanggar tatanan moral," ujarnya saat dihubungi, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: 10 THM Ditutup Pemkot Serang, Muji Rohman: Jika Membandel, Izin Usaha Harus Dicabut