TRIBUNLOMBOK.COM - Bursa transfer musim panas kembali menghadirkan persaingan sengit antarklub Eropa. Crystal Palace dan Paris Saint-Germain menjadi dua tim yang mulai agresif mencari tambahan kekuatan untuk menghadapi musim 2026/2027.
Crystal Palace membidik gelandang andalan Lens, Mamadou Sangare, sedangkan PSG berusaha memboyong penyerang muda Bournemouth, Eli Junior Kroupi.
Crystal Palace dikabarkan memasukkan nama Mamadou Sangare ke dalam daftar prioritas transfer musim panas.
Pelatih baru Pierre Sage disebut ingin bereuni dengan mantan anak asuhnya di Lens setelah keduanya bekerja sama dalam musim yang sukses di Liga Prancis.
Sangare tampil impresif sepanjang musim lalu hingga masuk dalam Tim Terbaik Ligue 1, membuat namanya diminati sejumlah klub besar Eropa.
Lens tidak berniat melepas Sangare dengan harga murah.
Gelandang asal Mali itu dikabarkan memiliki nilai sekitar Rp760 miliar, jauh meningkat dibandingkan saat didatangkan dari Rapid Vienna dengan nilai sekitar Rp154 miliar pada musim panas 2025.
Pemain berusia muda tersebut masih terikat kontrak hingga 2030 sehingga Lens memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi.
Crystal Palace bukan satu-satunya klub yang mengincar Sangare.
Manchester United juga terus dikaitkan dengan gelandang berusia 22 tahun itu sebagai salah satu opsi untuk memperkuat lini tengah.
Jika ingin memenangkan persaingan, Crystal Palace harus memenuhi harga yang diminta Lens sekaligus meyakinkan Sangare untuk kembali bekerja di bawah Pierre Sage.
Baca juga: Prakiraan Cuaca NTB Kamis 2 Juli 2026: Mataram dan Lombok Barat Cerah
Di Prancis, Paris Saint-Germain mulai meningkatkan intensitas negosiasi untuk mendapatkan Eli Junior Kroupi dari Bournemouth.
Penyerang berusia 20 tahun itu tampil mengesankan pada musim lalu dengan mencetak 13 gol dalam 33 pertandingan Liga Inggris, membantu Bournemouth finis di posisi enam dan lolos ke Liga Europa.
PSG melihat Kroupi sebagai kandidat ideal untuk memperkuat lini serang setelah kepergian Goncalo Ramos.
Meski diminati banyak klub, Bournemouth belum ingin melepas Kroupi.
Manajemen The Cherries menganggap pemain timnas Prancis U-21 tersebut sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Kroupi juga masih memiliki kontrak hingga 2030 sehingga Bournemouth tidak berada dalam tekanan untuk menjualnya.
Namun, apabila PSG datang dengan tawaran bernilai besar, peluang transfer tetap terbuka.
Sebelum PSG bergerak lebih agresif, Eli Junior Kroupi sudah lebih dulu menarik perhatian sejumlah klub elite.
Arsenal dikabarkan telah melakukan penjajakan awal, sementara Manchester United memasukkan namanya ke dalam daftar calon penyerang baru.
Chelsea dan Manchester City juga terus memantau perkembangan sang striker, sehingga PSG berpotensi menghadapi persaingan ketat apabila ingin mengamankan tanda tangannya pada bursa transfer musim panas ini.
Dengan jendela transfer yang masih berlangsung, Mamadou Sangare dan Eli Junior Kroupi menjadi dua nama yang layak dipantau. Crystal Palace berharap bisa memenangkan persaingan demi memperkuat lini tengah, sedangkan PSG berupaya meyakinkan Bournemouth untuk melepas salah satu talenta muda paling menjanjikan di Liga Inggris.
(TribunLombok/ Irsan Yamananda/ Sportsmole)