Tangerang (ANTARA) - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menekankan program Gampang Sekolah di Kota Tangerang, Banten, perlu diperluas agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
Direktur Sistem dan Manajemen Risiko Bappenas Prakosa Grahayudiandono di Tangerang, Rabu, mengatakan dari hasil peninjauan yang dilakukan secara langsung pada hari ini, program tersebut berhasil memberikan dampak manfaat yang berarti bagi masyarakat.
"Namun, ke depannya setelah penilaian ini diharapkan bisa dapat terus ditingkatkan bahkan diperluas lagi," kata Prakosa Grahayudiandono usai melakukan peninjauan di SMP Negeri 26 Kota Tangerang.
Perlu diketahui, pada hari ini tim Penilai Independen Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 dari Bappenas melakukan peninjauan sejumlah lokasi implementasi program unggulan Gampang Ssekolah di Kota Tangerang secara langsung.
Lokasi lain yang dilakukan peninjauan adalah SMP Excellent 1 Belendung, Balai Latihan Kerja (BLK) Benda, sampai titik lokasi pelayanan Bentor Pangan Sahabat Masyarakat (Bang Sama) yang menyediakan sembako murah di tengah kawasan permukiman.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menuturkan, proses peninjauan merupakan bagian dari tahapan verifikasi untuk melihat implementasi program unggulan Gampang Sekolah di tengah masyarakat.
“Kunjungan ini bertujuan melihat langsung dampak nyata sekaligus memastikan paparan yang telah dipresentasikan mengenai dampak program Gampang Sekolah ke berbagai lini sektor pembangunan lainnya di Kota Tangerang,” ujar Yeti.
Pemkot Tangerang berharap kegiatan verifikasi lapangan yang sudah berlangsung membawakan hasil yang membanggakan bagi Kota Tangerang yang telah terpilih sebagai lima besar daerah kandidat peraih penghargaan PPD Bappenas 2026.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menegaskan bahwa penilaian penghargaan pembangunan daerah (PPD) merupakan momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
"Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan secara berkelanjutan. Kami mendapat ruang untuk merefleksi berbagai capaian pembangunan sekaligus identifikasi area yang perlu ditingkatkan," kata Herman.
Berdasarkan informasi panitia PPD Tahun 2026, Kota Tangerang berhasil masuk dalam nominasi lima besar kota terbaik pada Hasil Tahap I Penilaian Dokumen Tingkat Kabupaten/Kota Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026.
Selanjutnya, tahap kedua berupa wawancara dan verifikasi yang dilaksanakan untuk memperoleh konfirmasi dari unsur pemerintah maupun nonpemerintah terkait kinerja pembangunan daerah, kualitas penyusunan dokumen perencanaan, serta implementasi program unggulan daerah.
Perlu diketahui Pemerintah Kota Tangerang telah menjamin sekolah gratis di 142 sekolah swasta yakni 63 SD/Mi dan 79 SMP/MTs pada tahun ajaran baru 2026/2027
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan sekolah gratis melalui program Gampang Sekolah bertujuan untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas yang merata bagi seluruh masyarakat.
Program tersebut tidak hanya menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri, tetapi juga mencakup sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Untuk itu, bapak-ibu orang tua murid tidak perlu bingung dalam memilih sekolah untuk putra-putrinya karena baik sekolah negeri maupun swasta sama bagusnya. Sekolah swasta di Kota Tangerang juga banyak yang bagus, bahkan wali kotanya saja juga lulusan dari sekolah swasta," kata Wali Kota Sachrudin.





