Pemprov Jateng Berencana Lanjutkan Proyek Wisata Terbesar di Asia Tenggara Jateng Valley
rika irawati July 01, 2026 08:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana merevitalisasi Jateng Valley, calon tempat wisata yang mangkrak di Desa Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Jateng Valley merupakan proyek wisata terpadu dan modern yang berada di atas lahan seluas sekitar 371,88 hektare.

Calon tempat wisata ini digadang-gadang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng bakal melakukan dukungan dan revitalisasi terkait potensi Jateng Valley.

Baca juga: Disdik Jateng Larang SMA SMK Negeri Jual LKS Hingga Seragam Sekolah, Warga Bisa Lapor Disertai Bukti

Langkah tersebut sebagai bentuk pengembangan aset daerah yang sebelumnya telah dilakukan pada saat  pengembangan Geopark Kebumen yang kini dikenal dunia internasional.

"Dari aset ini, kami akan berjalan ke sana untuk melakukan revitalisasi," kata Luthfi di Kota Semarang, Rabu (1/7/2026).

Pengembangan Jateng Valley mandeg sejak tahun 2010.

Upaya untuk melanjutkan proyek ini kembali dilakukan mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ditandai dengan acara ground breaking atau peletakan batu pertama pada 15 Agustus 2020.

Namun, proyek yang diperkirakan menyedot anggaran Rp2 triliun melalui skema pendanaan kerjasama Perhutani dengan sejumlah perusahaan swasta itu tak berlanjut.

Perhutani sempat sesumbar, Jateng Valley bakal menjadi  kawasan wisata terbesar di Asia Tenggara yang kini masih sekedar impian.

Terkendala Investor

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengatakan, pengembangan Jateng Valley terkendala Investor.

"Kendalanya kemarin adalah dari sisi investor yang terlambat mengeksekusi," ungkapnya.

Baca juga: 18 Kapolres Polda Jateng Diganti, Nama Kapolres Purbalingga dan Kapolresta Cilacap Masuk Daftar

Kendati begitu, pihaknya mengungkap, bakal mengembangkan aset Jateng ini dengan melakukan asesmen.

Pengembangan ini akan diselaraskan dengan Tema pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2027 yakni  "Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah Sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi".

Pengembangan Jateng Valley juga masuk ke dalam satu paket pengembangan wisata lainnya di Jateng seperti Tahura Mangkunegoro Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I (Karanganyar),  Kebun Raya Baturraden (Banyumas), Gunung Mongkrang (Karanganyar).

"Kami ingin tempat-tempat itu ada pengembangan pariwisata yang mengedepankan sustainable masalah lingkungan," ucapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.