Pasar Murah Jember di Tanggul Jual Gula Rp15.000 dan Telur Rp20.000 per Kg
Haorrahman July 01, 2026 08:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Pemkab Jember kembali menggelar pasar murah terintegrasi sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan daya beli masyarakat. Setelah sebelumnya digelar di Balai Desa Semboro, kegiatan serupa kini berlangsung di Balai Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Rabu (1/7/2026).

Pasar murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah tekanan kenaikan harga sejumlah komoditas.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Jember untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Selain itu, pasar murah juga menjadi wadah bagi produk pertanian lokal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti, mengatakan pelaksanaan pasar murah berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Menurutnya, tingginya partisipasi warga menunjukkan program tersebut mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan kami melihat program ini benar-benar membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Baca juga: Cara Nonton Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, Link TVRI Gratis, Cek Info Nobar Jember

Lebih Murah

Pasar murah ini kolaborasi antara DKPP Kabupaten Jember, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DPTPH), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Bulog.

Salah satu stan yang paling ramai dikunjungi adalah milik DKPP. Dalam kegiatan tersebut, gula pasir dijual seharga Rp15.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras dipasarkan dengan harga Rp20.000 per kilogram.

Harga tersebut berada di bawah harga pasar sehingga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan pangan pokok.

Baca juga: Kauje Fest Universitas Jember Digelar 3-5 Juli, Ada Sarasehan hingga Run 10K

Selain menjaga keterjangkauan harga, pasar murah juga menjadi sarana memperkuat pemasaran hasil pertanian lokal sekaligus meningkatkan promosi produk UMKM kepada masyarakat.

Pelaksanaan pasar murah dilakukan di tengah kondisi inflasi tahunan (year on year) Kabupaten Jember yang pada Juni 2026 mencapai 3,13 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember.

Komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi antara lain bensin, beras, bawang putih, dan bawang merah.





© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.