TRIBUNJAKARTA.COM - Bursa transfer Persija Jakarta menggeliat saat kedatangan eks kiper Persib Bandung, Aqil Savik.
Di saat yang bersamaan, kontrak penjaga gawang senior Macan Kemayoran, Andritany Ardhiyasa bersama Persija Jakarta berakhir.
Informasi kontrak Andritany berakhir berdasarkan data dari Transfermark.co.id.
Kabar mengenai nasib Andritany Ardhiyasa di Persija Jakarta dinantikan The Jakmania.
Kontrak Andritany berakhir di tengah kedatangan Aqil Savik ke kandang Macan Kemayoran
Kabar tersebut dihembuskan akun Facebook @Jak Revolution 1928 dikutip TribunJakarta.com pada Rabu (1/7/2026).
"Kedatangan Aqil Savik ke Persija Jakarta semakin memunculkan spekulasi mengenai masa depan Andritany Ardhiyasa."
"Penjaga gawang senior yang telah menjadi ikon Macan Kemayoran itu diketahui akan mengakhiri masa kontraknya pada 30 Juni 2026."
"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perpanjangan kontrak, sehingga kehadiran Aqil dinilai menjadi sinyal dimulainya regenerasi di bawah mistar Persija."
"Meski demikian, status Andritany masih menunggu keputusan resmi dari manajemen."
"Para Jakmania pun kini menantikan kepastian, apakah sang kapten akan tetap bertahan atau mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Persija Jakarta."
Dikutip dari Transfermark.co.id, kontrak Andritany diketahui berakhir pada 30 Juni 2026.
Di sisi lain, Persija Jakart resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang dengan mendatangkan Aqil Savik.
Kiper asal Bandung itu diproyeksikan menjadi bagian penting dalam perjalanan Persija menghadapi musim baru.
Kedatangan Aqil membuat persaingan di bawah mistar Persija semakin menarik.
Ia akan bersaing dengan para penjaga gawang yang sebelumnya sudah menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran, termasuk Andritany Ardhiyasa.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut positif kehadiran Aqil Savik.
Menurutnya, performa yang ditunjukkan Aqil pada musim sebelumnya menjadi alasan kuat Persija memberikan kesempatan kepadanya untuk bergabung.
Bergabung dengan Persija menjadi langkah baru dalam perjalanan karier Aqil.
Ia mengaku antusias mendapatkan kesempatan memperkuat klub dengan sejarah panjang dan basis suporter besar tersebut.
“Saya melihat ini sebagai tantangan baru sekaligus kesempatan yang luar biasa untuk karier sepak bola profesional saya," ujarnya.
"Persija adalah klub besar dengan sejarah panjang serta memiliki suporter yang luar biasa."
"Saya dan manajemen memiliki visi yang jelas dan sejalan. Hal itu membuat saya semakin yakin bahwa Persija adalah tujuan yang tepat untuk mencapai target-target besar kedepannya,” tutur Aqil.
Dikutip dari laman Persija, skuad berjuluk Macan Kemayoran itu memiliki banyak pertimbangan merekrut Aqil Savik.
Penjaga gawang kelahiran 17 Januari 1999 tersebut memiliki catatan impresif saat memperkuat Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Super League 2025/2026.
Sepanjang musim lalu, Aqil mendapat kepercayaan tampil dalam 30 pertandingan.
Ia mencatatkan 88 penyelamatan dan sembilan kali menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan.
Catatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Persija untuk menghadirkan Aqil sebagai tambahan kekuatan baru.
Dengan pengalaman bermain reguler di level tertinggi, Aqil diharapkan mampu memberikan kompetisi sehat sekaligus meningkatkan kualitas sektor penjaga gawang Persija.
Selain perjalanan bersama klub, Aqil Savik juga memiliki pengalaman membela Indonesia di kelompok usia.
Ia pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-18 pada ajang Piala AFF 2017.
Setahun berselang, Aqil kembali dipercaya memperkuat Timnas U-19 dalam Piala AFC U-19 2018.
Aqil juga sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas proyeksi SEA Games 2021.
Pengalaman tersebut menjadi modal tambahan bagi Aqil untuk menghadapi tantangan baru bersama Persija.
Nama Aqil Savik kini menjadi perhatian setelah resmi berseragam Persija Jakarta, sang kiper dulunya menimba ilmu di Akademi Persib Bandung.
Di balik kepindahannya menuju Persija, ada cerita panjang yang melekat dalam perjalanan karier penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut.
Aqil bukan sosok yang muncul secara tiba-tiba.
Ia merupakan salah satu kiper yang tumbuh dari proses pembinaan sepak bola Bandung, tepatnya melalui Diklat Persib.
Dikutip dari TribunJabar, Aqil Savik ditempa di Akademi Persib bergabung sejak 2014.
Ia pun sempat dipinjamkan ke klub satelit Persib yakni Bandung United untuk menambah jam terbang.
Barulah Aqil Savik bisa promosi ke skuad senior sekitar 2019–2020, menjadi kiper pelapis.
Periode 2020–2022, Aqil Savik masih berstatus sebagai kiper cadangan Persib Bandung dan, jarang tampil reguler.
Ia pun memutuskan keluar dari Persib Bandung dan berpindah ke Bhayangkara FC.
Kini, pemain kelahiran Bandung, 17 Januari 1999 itu membuka lembaran baru dalam kariernya.
Aqil Savik melangkah menuju ibu kota untuk mengenakan jersey merah kebanggaan Persija.