Sosok Taufiequrachman Ruki, Purnawirawan Polri Dapat Pangkat Kehormatan dari Prabowo, Eks Ketua KPK
Evan Saputra July 01, 2026 09:41 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Di HUT ke-80 Bhayangkara yang jatuh pada hari Rabu, (1/7/2026), Presiden Prabowo Subianto memberikan Pangkat Kehormatan kepada purnawirawan Polri.

Momen upacara HUT ke-80 Bhayangkara ini digelar di Lapangan Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).

Pemberian Pangkat Kehormatan menjadi salah satu rangkaian penghargaan yang diberikan Polri kepada sejumlah tokoh, personel, dan satuan kerja yang dinilai berjasa serta berkontribusi bagi institusi kepolisian.

Salah satu yang menerima pangkat kehormatan tersebut adalah Komjen Taufiequrachman Ruki.

Taufiequrachman Ruki merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1971.

Ia juga merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, tahun 1987.

Baca juga: Rekam jejak Suci Nitia Edward Istri Kedua Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Terjaring OTT KPK

Sebelum mendapat Pangkat Kehormatan Komjen, pangkatnya adalah Irjen.

Lulus dari Akpol, Taufiequrachman ditunjuk menjadi Komandan Peleton Taruna Akpol.

Tiga tahun berselang, ia dimutasi ke Karawang dan menjabat sebagai Kapolsek Kelari.

Di lembaga Polri, Taufiequrachman sudah kenyang pengalaman dengan menjabat sejumlah posisi penting, seperti Kapolres Cianjur dan Tasikmlaya, Jawa Barat, hingga Malang, Jawa Timur.

Ia juga pernah menjabat sebagai Perwira Staf Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Polri.

Di lembaga pemerintahan, Taufiequrachman pernah menjadi anggota DPR RI dan MPR RI.

Kemudian, pada 2003, ia terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat mekanisme pemungutan suara setelah fit and proper tet oleh Komisi II DPR RI.

Taufiequrachman meraih suara paling banyak, yaitu 43 suara, saat pemungutan suara pertama.

Di pemungutan suara, ia mendapatkan 37 suara mengalahkan empat kandidat lainnya, yaitu Amien Sunaryadi, Sjahruddin Rasul, Tumpak Hatorangan Panggabean, dan Erry Riana Hardjapamekas.

Taufiequrachman merupakan ketua pertama KPK periode 2003-2007. Ia termasuk salah satu tokoh yang membidani lahirnya lembaga antikorupsi tersebut. 

Pendidikan:

Umum: 

- SD, Tanjung Karang (1959)
- SMP, Bandung (1962)
- SMA, Rangkasbitung (1965)
- Akademi Kepolisian (Akpol) (1970)
- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (1978)
- Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta (1987)

Khusus:

- Seskopol (1983)
- Kursus Perwira Reserse Senior (1987)
- Traffic Manajemen Course (JICA-Jepang) (1991)

Perjalanan Karier:

Legislatif:
- DPR dari TNI/Polri (1992-1997)
- DPR dari TNI/Polri (1997-1999)

Keterlibatan dalam Organisasi:
- Anggota Tim Asistensi BP MPR RI dari Fraksi TNI/Polri
- Anggota PAH I (Panitian Ad Hoc I) dari Fraksi TNI/Polri
- DPR dari TNI/Polri (1999-2004)

Keterlibatan dalam Organisasi:
- PAH I (Panitia Ad Hoc I) dari Fraksi TNI/Polri
- Anggota Panitia Khusus dari Fraksi TNI/Polri
- Ketua Komisi VII dari Fraksi TNI/Polri
- Anggota Komisi IX dari Fraksi TNI/Polri (1999-2001)
- Ketua Komisi VI dari Fraksi TNI/Polri (2001)

TNI/Polri Kepangkatan:
- Irjen Pol

Riwayat Karier:

Komandan Peleton Taruna Akpol (1970-1971);
Perwira Staf Bagian Operasi Polwil Purwakarta (1971-1972);
Perwira Seksi Reskrim Polres Karawang (1972-1974);
Kapolsek Kelari Polres Karawang (1974-1975);
Kepala Subseksi Kejahatan Poltabes Bandung (1975-1979);
Kepala Bagian Operasi Polres Baturaja (1979-1981);
Kepala Bagian Operasi Poltabes Palembang (1981-1982);
Wakapolres Lampung Selatan (1982-1984);
Kepala Biro Reserse Asisten Operasi Kapolri (1984-1985);
Perwira Staf Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Polri (1985-1986);
Kepala Bagian Operasi Sekretariat Deputi Operasi Kapolri (1986-1987);
Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Deputi Operasi Kapolri (1987-1989);
Kapolres Cianjur (1989-1991);
Kapolres Tasikmalaya (1991-1992);
Sekretaris Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar (1992);
Kepala Kepolisian Wilayah Malang (1992-1997).
Anggota Komisi III DPR RI (1992-1997);
Anggota Komisi VII DPR RI dan anggota MPR RI (1997-1999);
Anggota DPR RI, Wakil Ketua Fraksi TNI/Polri (Korbid Kesra) (1999-2000);
Anggota MPR RI, anggota Panitia Ad Hoc Badan Pekerja MPR (1999-2001);
Ketua Komisi VII DPR RI (2000-2001).

Kegiatan lain:
- Anggota Panitia Pengarah Pembentukan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Depkeh dan HAM RI)
- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (2003-2007)

Penghargaan:
- Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun
- Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
- Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun
- Satya Lencana Dwija Sistha
- Bintang Bhayangkara Narariya
- Bintang Bhayangkara Pratama

Keluarga:
- Atti Risaltri (istri)
- 1. Dita Aditya Ruki, SE (anak)
- 2. Ulli Aulia Ruki (anak)

(Bangkapos.com/Kompas.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.