Bikin Bangga, Trionda Bola Resmi Piala Dunia 2026 Ternyata Diproduksi di Madiun
Januar July 01, 2026 10:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kabupaten Madiun kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung olahraga dunia. PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, dipercaya kembali memproduksi bola resmi yang digunakan pada ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026.

Kepercayaan tersebut memperpanjang rekam jejak PT GWI sebagai produsen bola kelas dunia. Sebelumnya, perusahaan ini juga memproduksi Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Kini, pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, bola resmi bertajuk Trionda kembali lahir dari tangan-tangan terampil pekerja di Kabupaten Madiun.

Perwakilan PT GWI, Rina, membenarkan bahwa produksi bola Piala Dunia 2026 di fasilitas Madiun telah rampung. Hal itu dibuktikan dengan bola yang kini sudah digunakan dalam pertandingan.

Baca juga: Momen Pemain Maroko Sujud Syukur Bersama usai Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026

"Iya, sudah selesai produksinya, karena sudah main bolanya (piala dunianya)," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Rina juga menyebut, bagi PT GWI di Madiun, ini menjadi kali kedua perusahaan tersebut memproduksi bola resmi Piala Dunia. Namun secara keseluruhan, pengalaman perusahaan memproduksi bola untuk ajang sepak bola terbesar di dunia itu telah berlangsung sejak sebelum fasilitas produksi berada di Madiun.

"Kalau di Madiun memang kedua kalinya. Tapi dari dulu kita produksi Piala Dunia sebelum di Madiun juga," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan perusahaan memiliki aturan ketat terkait penyampaian informasi kepada publik. Sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi untuk merek global Adidas, seluruh komunikasi resmi harus melalui pihak yang telah ditunjuk oleh manajemen.

Di balik tampilannya yang mencolok, Trionda menyimpan sejumlah inovasi. Nama Trionda berasal dari gabungan kata "tri" yang berarti tiga dan "onda" dalam bahasa Spanyol yang berarti gelombang, melambangkan sinergi tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026.

Desainnya memadukan warna merah, hijau, dan biru sebagai representasi bendera Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Bola ini juga mencatat sejarah sebagai bola resmi Piala Dunia dengan hanya empat panel, jumlah paling sedikit sepanjang sejarah turnamen, sehingga mampu meningkatkan presisi dan karakter aerodinamika saat digunakan.

Selain itu, Trionda dibekali teknologi Connected Ball berupa sensor di bagian tengah bola yang dapat mengirimkan data pergerakan secara real time untuk membantu sistem offside semi-otomatis dan pengambilan keputusan wasit.

Keberhasilan PT Global Way Indonesia kembali dipercaya memproduksi bola resmi Piala Dunia menjadi bukti bahwa kualitas industri manufaktur Indonesia mampu memenuhi standar tertinggi FIFA. 

Dari sebuah pabrik di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, karya anak bangsa kini kembali menggelinding di stadion-stadion terbesar dunia, menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia 2026.


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.