Eropa mengalami gelombang suhu panas paling parah sepanjang sejarah.
Dilansir dari NDTV, suhu di sejumlah wilayah menembus angka 40 derajat celcius, Selasa (30/6/2026).
Dampaknya melumpuhkan aktivitas masyarakat hingga merusak fasilitas publik.
Lebih dari 1.300 kematian dilaporkan terjadi sejak 21 Juni 2026.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sejumlah rumah duka dan kamar jenazah disebut kewalahan menangani lonjakan korban di Paris, Perancis.
Kematian ini berkaitan dengan gelombang suhu panas yang terjadi di kawasan tersebut.
Dampak fenomena ini pun turut direkam dalam sejumlah video oleh warganet.
Sejumlah foto menunjukkan rel trem meleleh akibat suhu ekstrem di Jerman.
Video lain yang dikabarkan berasal dari Belanda menunjukkan cat plastik pada mobil yang mengembang.