Kuasa Hukum Tegar Korban Penyekapan Ngaku Ditawari Rp 1 M Oknum Polisi, Desak Kasus Dihentikan
Nur Rohman Urip July 01, 2026 10:42 PM

- Petrus, kuasa hukum Tegar Saputra, korban dugaan penyekapan di percetakan yang berada di kawasan Senen, Jakarta Pusat, mengaku mendapat tawaran uang dari oknum polisi.

Tawaran uang senilai RP 1 miliar itu diajukan agar kasus yang ditanganinya tidak dilanjutkan.

Petrus menyebut, tawaran tersebut awalnya hanya senilai Rp 20 juta.

Hal ini disampaikan Petrus di kediaman korban di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (1/7).

"Selama mendampingi korban, kami juga beberapa kali didatangi oknum yang mengaku menawarkan penyelesaian perkara dengan memberikan sejumlah uang.

Petrus mengaku mengetahui identitas orang yang menawarkan uang tersebut.

Namun, ia belum mengungkapkannya ke publik karena akan menyerahkan informasi itu kepada penyidik dalam proses pemeriksaan.

"Yang datang adalah oknum kepolisian. Identitasnya saya ketahui, tetapi belum saya sampaikan karena akan kami serahkan dalam proses pemeriksaan," kata Petrus.

"Kami hanya meminta pertanggungjawaban hukum terhadap para pelaku," lanjutnya.

Petrus menduga oknum yang menawarkan uang tersebut adalah utusan dari pihak pelaku.

Dugaan itu muncul karena saat tim kuasa hukum mendatangi lokasi untuk menyelamatkan korban, pihak perusahaan mengaku memiliki 'polisi sendiri'.

"Saat kami berada di lokasi, pihak perusahaan mengatakan bahwa pemasungan seperti itu adalah hal yang biasa dilakukan terhadap pekerja yang dianggap melakukan pelanggaran. Mereka bahkan mengatakan memiliki ‘polisi sendiri’ dan meminta kami menunggu," ujar Petrus.

Ia membeberkan, pihak perusahaan mengklaim penyekapan terhadap pekerja yang dianggap melakukan pelanggaran adalah hal yang biasa dilakukan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.