Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyerahkan bantuan sembilan gerobak kepada pedagang Serabi Bojonegoro di Kelurahan Kepatihan.
Bantuan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM sekaligus melestarikan salah satu jajanan tradisional khas Bojonegoro.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengatakan pengembangan Serabi Bojonegoro sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Pemkab Bojonegoro kata, Nurul senantiasa memberikan dukungan penuh untuk menjadikan Serabi Bojonegoro semakin dikenal sebagai salah satu kuliner khas daerah.
"Ke depan akan ada kontes serabi. Harapannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang mampu menarik masyarakat untuk datang ke Bojonegoro," ungkap Nurul.
Pengembangan Serabi Bojonegoro ini, merupakan inisiasi dari Kelurahan Kepatihan yang ingin terus melestarikan dan menjaga jajan tradisional ini sebagai bagian dari kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Tak hanya itu, Serabi Bojonegoro kini juga telah mengantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Bagi pemerintah daerah, pengakuan tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat identitas kuliner lokal.
"Pemkab akan senantiasa mendukung setiap pengembangan yang akan dilakukan. Ini wujud pemerintah hadir di tengah masyarakat," pungkasnya.
Bantuan gerobak bagi para pedagang Serabi Bojonegoro ini merupakan tindak lanjut dari dukungan Wabup saat kegiatan Umbul Dungo dan Festival 1000 Serabi yang digelar Pemerintah Kelurahan Kepatihan beberapa waktu lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Ahmadi, menjelaskan bantuan gerobak ini diharapkan mampu meningkatkan semangat para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya sekaligus memperkuat eksistensi Serabi Bojonegoro sebagai kuliner khas daerah.
Baca juga: DPRD Jatim Dorong Bank Jatim dan BPR Sinergi dengan Jamkrida, Permudah Kredit Tanpa Agunan bagi UMKM
"Semoga bantuan gerobak ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan usaha para pelaku UMKM," katanya.
Pemberian bantuan gerobak usaha ini pun menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para pedagang. Mereka yang biasanya berjualan dengan lapak sederhana kini makin percaya diri.
Salah seorang penerima bantuan, Kasmin, mengaku bersyukur mendapat gerobak baru setelah selama tujuh tahun berjualan serabi menggunakan meja sederhana di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan SD Katolik Bojonegoro.
Menurutnya, gerobak baru membuat tampilan dagangan menjadi lebih rapi dan menarik minat pembeli.
"Alhamdulillah. Dulu jualannya di meja, kalau pakai gerobak ini bisa lebih bagus, setingkat lebih berkelas," ujar Kasmin.
Melalui bantuan gerobak tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap para pedagang semakin berkembang, sementara Serabi Bojonegoro kian dikenal sebagai salah satu ikon kuliner tradisional yang menjadi kebanggaan daerah sekaligus mampu menarik minat wisatawan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com