Kesaksian Warga Kampung Mati di Sleman, Kini Seperti Hutan Angker
GH News July 02, 2026 12:08 AM
Sleman -

Dua padukuhan di Kelurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman kini jadi kampung mati. Suasana kampung itu seperti hutan angker.

Dua padukuhan yang ditinggalkan penduduknya itu adalah Padukuhan Nglepen dan sebagian Sengir. Lokasinya berada di perbukitan Prambanan yang dikelilingi pepohonan rimbun bak hutan.

Salah satu warga, Samijo (71), mengaku sudah lama meninggalkan kampungnya itu. Dia pun mengaku tak berani menghuni kawasan tersebut.

"Sudah tidak berani kita tinggal di sana, sudah jadi hutan. Seperti jadi papan wingit (tempat angker)," ujar Samijo di rumahnya yang baru di Kampung Domes, Sleman, Sabtu (27/6).

Samijo mengaku masih mengunjungi lokasi kampung mati hanya untuk mencari pakan ternak. Sebab, kawasan itu sudah menjadi hutan karena ditumbuhi pepohonan rimbun.

"Paling cari pakan, karena sudah jadi hutan, penuh dengan pohon besar. Ya cuma jadi tegalan saja untuk cari pakan," jelasnya.

Hal senada disampaikan Lasiyem (70). Dia menyebut kawasan rumahnya yang dulu kini tak lagi berpenghuni.

"Nggih dados alas, pun mboten dinggeni (ya sudah jadi hutan karena sudah tidak dihuni)," jelasnya.

Dia menyebut tak ada korban jiwa di kampungnya saat gempa pada 2006 silam. Namun, dampak gempa itu terasa di bangunan dan tanah di kampung halamannya.

"Lemahe niku ambles, temboke pedot-pedot (tanahnya ambles dan tembok rumah putus). Setelah itu tinggal di tenda dan 2009 dipindah ke sini (rumah dome/ Teletubbies)," lanjut Lasiyem.

Kondisi tersebut juga membuat pemerintah melarang kawasan Nglepen dihuni lagi. Warga pun direlokasi ke Kampung Domes yang berjarak sekitar satu kilometer dari kampung mati tersebut.

"Sudah jadi hutan ditutup kayu dan pohon, tidak lagi di sana, tidak boleh dihuni lagi. Ya kesana cuma kadang cari pakan," ucap Lasiyem.

Kini kampung mati itu sepi dan hanya menyisakan puing bangunan rumah yang masih berdiri imbas gempa. Masih terlihat jejak perkampungan di kawasan tersebut. Ada pula papan peringatan yang melarang untuk pembuatan konten yang terpasang di lokasi.

Gempa bumi tahun 2006 silam berdampak kerusakan di dua padukuhan tersebut. Dampak terparah di Dukuh Nglepen yang membuat semua penduduknya direlokasi. Kini keduanya bak kampung mati tanpa penghuni.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.