‘Selain Lionel Messi’ – Lamine Yamal Dapat Pujian ‘Terbaik’ dari Gavi Saat Bintang Barcelona Bidik Gelar Piala Dunia Bersama Spanyol
Hendra Wijaya July 02, 2026 01:09 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


‘Selain Lionel Messi’ – Lamine Yamal mendapat pujian sebagai yang ‘terbaik’ dari Gavi, saat para bintang Barcelona menargetkan kejayaan Piala Dunia bersama tim nasional Spanyol.


Gelandang timnas Spanyol, Gavi, memberikan pujian tertinggi kepada rekan setimnya di Barcelona sekaligus di tim nasional, Lamine Yamal. Ia menyebut pemain berusia 18 tahun itu sebagai pesepak bola terbaik di dunia jika tidak menghitung Lionel Messi. Keduanya kini tengah berjuang mengejar gelar Piala Dunia, dengan Gavi yakin bahwa sang winger yang baru pulih cedera mampu menghadapi tekanan besar di fase gugur.


Meningkatkan ketajaman permainan


Yamal perlahan membangun kembali ketajaman permainannya setelah cedera hamstring mengganggu persiapannya menuju Piala Dunia. Winger Barcelona itu secara bertahap menambah menit bermainnya bersama Spanyol — tampil selama 19 menit melawan Tanjung Verde, 45 menit saat mencetak gol kontra Arab Saudi, dan 76 menit ketika menghadapi Uruguay.


Dalam wawancara dengan La Vanguardia, Gavi menyoroti kualitas luar biasa yang dimiliki Yamal, bahkan ketika belum berada pada kondisi fisik terbaiknya. Gavi menjelaskan: “Mungkin ia belum mencapai 100 persen. Tapi Lamine pada 70 persen saja sudah yang terbaik. Seiring berjalannya pertandingan, ia akan semakin membaik.”


Perbandingan dengan Lionel Messi


Meski baru berusia 18 tahun, Yamal sudah memiliki daftar prestasi yang luar biasa. Peraih penghargaan Golden Boy itu berhasil mengangkat trofi Euro 2024 bersama Spanyol dan memenangkan tiga gelar La Liga bersama Barcelona.


Yamal bahkan menempati posisi kedua dalam penghargaan Ballon d’Or 2025, hanya kalah dari Ousmane Dembele. Ketika ditanya apakah rekan mudanya tersebut merupakan talenta terbaik di dunia, Gavi memberikan dukungan besar dengan menempatkannya tepat di belakang sang peraih delapan Ballon d’Or. “Selain Lionel Messi, saya melihat dia sebagai yang terbaik. Dan saya akan selalu berjuang bersamanya, baik di masa baik maupun masa sulit,” ujar Gavi.


Menghadapi tekanan global yang intens


Sorotan besar dari turnamen besar seperti Piala Dunia dapat dengan mudah membebani pemain muda, namun Yamal terus menunjukkan kedewasaan yang luar biasa. Gavi mengakui dirinya terus dibuat kagum oleh cara rekan setimnya itu menghadapi popularitas global tanpa terlihat tertekan, meski perhatian publik terhadapnya meningkat pesat.


Gavi menambahkan: “Terkadang saya bilang padanya, saya tidak mengerti bagaimana dia bisa melakukannya, karena dia tidak pernah terpengaruh oleh orang-orang di sekitarnya. Jika saya berada di posisinya, saya pasti sangat kesulitan dan stres, tapi Lamine bisa mengatasinya dengan sangat baik dan tampak tenang. Itu adalah kualitas luar biasa yang dia miliki.”


Apa yang menanti Spanyol selanjutnya?


Spanyol kini akan merampungkan persiapan taktis mereka untuk laga babak 32 besar melawan Austria. Pelatih Luis de la Fuente menghadapi dilema besar dalam menentukan kombinasi lini tengah terbaik dan apakah Yamal sudah cukup bugar untuk bermain penuh selama 90 menit. Raksasa Eropa itu harus tampil solid agar dapat melangkah lebih jauh dan menjaga asa mereka untuk meraih gelar juara dunia tetap hidup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.