HUT ke-80 Bhayangkara, Wawali Tarakan Apresiasi Polri Semakin Adaptif dan Dekat dengan Masyarakat
Cornel Dimas Satrio July 02, 2026 02:36 AM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Tarakan menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran Kepolisian Republik Indonesia.

Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian yang dinilai semakin adaptif dalam menghadapi dinamika wilayah, sekaligus kian dekat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Usai mengikuti upacara yang digelar pada Rabu (1/7/2026) tersebut, Ibnu Saud menegaskan tuntutan terhadap institusi Polri ke depan akan semakin nyata seiring perkembangan zaman.

"Pertama kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Momentum ini bukan sekadar upacara seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa kebutuhan terhadap Polri yang kuat, profesional, adaptif, dan responsif semakin nyata," ujar Ibnu Saud.

Ibnu Saud mengatakan karakteristik Tarakan sebagai kota kepulauan dan pintu masuk di Kalimantan Utara memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, seperti potensi kejahatan lintas wilayah hingga perdagangan manusia (human trafficking). Berkat respons cepat dan penyesuaian strategi dari Polres Tarakan, stabilitas keamanan di wilayah perbatasan ini dapat terus terjaga dengan kondusif.

"Tarakan memiliki dinamika yang cukup kompleks. Di sini terjadi lalu lintas orang, barang, bahkan berbagai persoalan seperti human trafficking dan tantangan lainnya. Karena itu dibutuhkan Polri yang semakin adaptif dan responsif dalam menghadapi perkembangan tersebut," ungkapnya.

Upaya Polri untuk semakin dekat dan menyatu dengan masyarakat juga tecermin dari program layanan komunikasi yang dibuka selama 24 jam penuh, seperti layanan Call Center 110 dan pengaduan via WhatsApp. Langkah ini dinilai efektif dalam menyerap aspirasi warga serta memotong jarak antara polisi dan masyarakat.

Senada dengan hal itu, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik yang membacakan amanat Presiden Republik Indonesia dalam upacara tersebut menyatakan, tema Hari Bhayangkara tahun ini adalah "Polri untuk Masyarakat". Tema ini menjadi landasan utama bagi kepolisian untuk terus meningkatkan profesionalitas dan mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga setempat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema 'Polri untuk Masyarakat' menjadi refleksi bagi kami terhadap hasil kinerja selama ini. Arahan Presiden yang paling utama adalah bagaimana Polri semakin profesional dalam menjalankan tugas dan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," terang Erwin.

Erwin menambahkan, kedekatan yang terjalin selama ini sangat membantu tugas kepolisian, terlebih karakter masyarakat Tarakan yang cenderung saling mengenal membuat setiap potensi konflik dapat diredam dengan cepat melalui pendekatan humanis.

"Tarakan memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Masyarakatnya saling mengenal sehingga ketika muncul persoalan, penyelesaiannya bisa lebih cepat karena pendekatan kekeluargaan sangat terasa," tuturnya.

Di akhir acara, AKBP Erwin S. Manik juga mengonfirmasi bahwa dirinya akan segera mengakhiri masa tugas di Tarakan karena mendapatkan promosi jabatan sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Utara.

Ia berharap kemudahan akses komunikasi dan transparansi penanganan perkara yang selama ini berjalan di Polres Tarakan dapat terus dilanjutkan demi menjaga kepercayaan publik.

"Polri harus semakin dekat dengan masyarakat. Bukan hanya menerima laporan, tetapi juga memberikan perkembangan penanganan perkara secara berkala sehingga masyarakat mendapatkan kepastian dan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian terus meningkat," pungkasnya.

(adv)

Penulis: Andi Pausiah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.