'Jika dia tidak memenangkan Ballon d'Or, ada yang sangat salah!' - Michael Olise 'jauh di depan' sebagai pemain terbaik dunia, klaim mantan bintang Prancis & Bayern Munich
Dewi Rahayu July 02, 2026 06:25 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


'Jika dia tidak memenangkan Ballon d'Or, ada yang sangat salah!' - Michael Olise 'jauh di depan' sebagai pemain terbaik dunia, klaim mantan bintang Prancis & Bayern Munich.


Mantan bek Bayern Munich dan tim nasional Prancis, Willy Sagnol, membuat pernyataan mengejutkan tentang Michael Olise, dengan menegaskan bahwa pemain sayap tersebut telah melampaui semua pemain lain di dunia. Sagnol menilai bahwa sifat tidak egois Olise yang berusia 24 tahun menempatkannya di tingkat yang lebih tinggi dibandingkan sosok seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.


Penilaian Sagnol tentang Ballon d'Or


Seiring semakin panasnya Piala Dunia 2026, Olise muncul sebagai pemain paling menonjol bagi Les Bleus, dan Sagnol yakin penghargaan individu sudah sepantasnya mengikuti. Berbicara tentang performa bintang Bayern Munich itu saat ini, Sagnol mengatakan dalam wawancara dengan BILD: "Olise adalah yang terbaik di dunia, jauh di depan semua pemain lainnya. Jika dia tidak memenangkan Ballon d'Or di akhir tahun, berarti ada yang sangat salah dengan sepak bola."


Pelatih tim nasional Georgia, yang pernah meraih banyak gelar di Allianz Arena, menambahkan bahwa para penggemar Prancis dari berbagai generasi kini bersatu mendukung pemain sayap tersebut. Sagnol bahkan menyebut bahwa dirinya dan mantan pemain profesional lainnya dapat lebih mengidentifikasi diri dengan gaya bermain Olise dibanding bintang modern mana pun, menjadikannya sebagai pemain nomor satu yang jelas dalam hierarki sepak bola dunia saat ini.


Lebih baik dari Messi dan Ronaldo?


Dalam perbandingan yang memicu perdebatan, Sagnol menyatakan bahwa Olise mewakili tipe pemain tim yang lebih “murni” dibanding para legenda yang mendominasi dua dekade terakhir. "Olise adalah pemain tim sejati, bukan individualis. Untuk anak-anak kita, akhirnya ada panutan yang luar biasa... Terus terang, Olise tidak peduli apakah dia mencetak gol, memberikan assist, atau tidak. Anda bisa melihat bahwa dia tidak berpikir untuk dirinya sendiri, tetapi selalu memikirkan apa yang bisa membantu tim," jelasnya. "Zinedine Zidane juga seperti itu. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, yang telah mendominasi sepak bola dunia selama 15 tahun terakhir, bermain sedikit lebih untuk diri mereka sendiri dan untuk statistik mereka. Tidak ada yang salah dengan Ronaldo dan Messi, mereka luar biasa. Tapi Olise adalah pemain tim sejati."


Faktor Mbappe dan Madrid


Pujian terhadap Olise muncul di tengah rumor kuat yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu. Laporan menyebutkan bahwa Real Madrid sedang menyiapkan tawaran rekor dunia untuk menduetkannya dengan Kylian Mbappe. Meski Mbappe masih menjadi ikon utama sepak bola Prancis, Sagnol berpendapat bahwa kedua pemain itu memiliki prioritas yang sangat berbeda di dalam dan luar lapangan.


"Mbappe lebih fokus pada dirinya sendiri, pada kariernya, pada tujuannya. Itulah mengapa sering muncul sedikit kritik terhadapnya," ujar Sagnol, meski ia tetap mendukung penyerang Real Madrid itu untuk finis sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. Di sisi lain, Mbappe sendiri telah memuji Olise, mengakui keanggunan dan visi luar biasa yang dibawa mantan pemain Crystal Palace tersebut ke tim nasional.


Kebangkitan Dayot Upamecano seperti 'Lucio'


Olise bukan satu-satunya bintang Bayern Munich yang menarik perhatian Sagnol selama turnamen ini. Bek tengah Dayot Upamecano juga mendapat banyak pujian atas dominasinya secara fisik dan peningkatan kemampuan teknisnya. Sagnol membandingkan bek tersebut dengan salah satu rekan legendarisnya di Allianz Arena, menunjukkan betapa tinggi penilaian terhadap generasi pemain Prancis saat ini.


"Dari tipenya, dia mirip dengan mantan rekan setim saya di Bayern, Lucio. Pemain asal Brasil itu juga merupakan mesin di lapangan, sangat kuat secara fisik," ujar Sagnol. "Upamecano kini membuat lebih sedikit kesalahan teknis dibanding setahun lalu dan baru-baru ini menunjukkan perkembangan pesat di Bayern dan tim nasional." Dengan Upamecano yang menjadi jangkar pertahanan dan Olise yang mengatur serangan, Les Bleus tampak sangat siap untuk menebus kekecewaan tahun 2022 dan merebut kembali mahkota dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.