TRIBUNNEWSMAKER.COM - Fakta baru kembali mencuat dalam penyelidikan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) yang menyeret nama Taufik Hidayat (30).
Temuan terbaru tersebut berasal dari keterangan seorang karyawan Hotel De Java Residence di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang mengaku pernah melihat Taufik menginap bersama seorang perempuan beberapa bulan sebelum kasus YTR terungkap ke publik.
Informasi itu semakin menarik perhatian setelah pihak hotel melakukan penelusuran terhadap rekaman kamera pengawas yang masih tersimpan.
Pihak hotel kemudian mencocokkan foto pelaku dengan rekaman CCTV yang dimiliki untuk memastikan identitas pria yang sempat menginap di lokasi tersebut.
"Awalnya setelah kasus penyekapan viral, kami cocokkan dengan foto pelaku dan rekaman CCTV. Ternyata benar itu Taufik," kata Alam Firmansah, saat ditemui Tribun Jabar, Rabu (1/7/2026).
Menurut Alam Firmansah, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 4 Maret 2026.
Saat itu, Taufik disebut datang mengendarai sepeda motor Yamaha NMax berwarna hitam bersama seorang perempuan yang diduga merupakan teman kencannya.
Kedatangan keduanya pada awalnya tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak hotel karena mereka menjalani proses check-in seperti tamu pada umumnya.
Namun situasi berubah setelah terdengar keributan dari area lobi hotel beberapa saat kemudian.
Alam mengaku saat itu sebenarnya sedang tidak bertugas, tetapi ia turun ke lobi setelah mendengar suasana yang tidak biasa.
Sesampainya di lokasi, ia mendapati seorang perempuan dalam kondisi panik karena mengaku kehilangan telepon genggamnya.
"Saya tidak sedang bertugas. Pas turun ke bawah ada keributan. Ternyata perempuan itu kehilangan handphone karena dibawa laki-lakinya," ujarnya.
Baca juga: Tak Puas Sekap YTR! Taufik Hidayat Nekat Nyari Teman Kencan untuk Selingan, Sempat Gaet Janda
Keterangan tersebut kini menjadi salah satu informasi yang ikut menambah rangkaian fakta mengenai aktivitas Taufik sebelum kasus penyekapan YTR terbongkar.
Meski demikian, pihak hotel mengaku tidak mengetahui bagaimana kelanjutan persoalan yang terjadi pada malam itu.
Alam juga menyebut pihaknya tidak memperoleh informasi apakah perempuan tersebut akhirnya melaporkan dugaan kejadian tersebut kepada aparat
.
"Waktu itu kami tidak tahu apakah korban membuat laporan polisi atau tidak," katanya.
Baca juga: Wanita Korban Penyekapan Taufik Hidayat Dianiaya di 6 Lokasi, Kasus Terbongkar di Kamar Kosan
Munculnya kesaksian dari pihak hotel kembali membuka kemungkinan adanya dugaan korban lain yang pernah berhubungan dengan Taufik sebelum kasus YTR mencuat ke publik.
Keterangan tersebut kini menjadi perhatian karena dapat membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa dan menelusuri aktivitas pelaku pada periode sebelum penangkapan dilakukan.
Seiring terus bertambahnya informasi dari berbagai saksi, penyelidikan terhadap seluruh dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan Taufik Hidayat diperkirakan masih akan terus berkembang.
(Tribunnewsmaker.com/ Tribunjabar/ Kiki Andriana)