Peran Suci Istri Kedua Bupati Kuansing di Balik Kasus OTT KPK, Kuasai Mobil Hasil Suap
Sesri July 02, 2026 11:22 AM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Sosok wanita bernama Suci Nitia Edward istri kedua Bupati Kuansing Suhardiman Amby kini jadi sorotan.

Suci diketahui ikut diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kuansing Selasa (30/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan penyidik KPK, terungkap peran Suci dalam pusaran kasus dugaan suap jual beli jabatan yang menjerat Suhardiman.

Tim penyidik menemukan bukti Suci menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar yang merupakan instrumen suap dari Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menjelaskan, tim penyidik membawa Suci ke Jakarta karena petugas mendapati Suci menguasai kendaraan roda empat tersebut saat OTT di Kuansing.

"Betul istri kedua Bupati ini kita amankan juga oleh tim karena kebetulan untuk yang mobil Pajero Sport itu digunakan oleh istri keduanya Bupati."

"Dan untuk mobil Pajero Sport itu statusnya bukan leasing lagi karena itu sudah yang lama, itu sudah selesai, artinya sudah lunas," kata Taufik di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Taufik menegaskan, status Suci masih sebatas saksi.

Baca juga: Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Suhardiman Amby Diduga Minta Potongan SHU Petani untuk Pelepasan HPT

Baca juga: Kronologi Pelarian Bupati Kuansing Suhardiman Amby versi KPK dan Bantahan Kuasa Hukum

Petugas menemukan Suci sendirian di kediaman Suhardiman saat operasi senyap berlangsung.

Sehingga, penyidik meminta keterangan intensif mengenai kronologi penerimaan mobil dari Zulkarnain.

"Jadi untuk istri keduanya tadi memang sempat diamankan karena yang ditemukan oleh tim di lapangan tadi ketika ke rumahnya SA, yang ada hanyalah istrinya itu sebagai saksi dalam perkara ini," ujar Taufik.

Sosok Suci selama ini nyaris tak pernah muncul ke ruang publik. 

Sebelum dikenal sebagai istri kepala daerah, Suci pernah menjadi tenaga honorer di Sekretariat DPRD Provinsi Riau pada 2017. 

Saat itu, ia ditempatkan di Fraksi Hanura, fraksi tempat Suhardiman Amby berkiprah sebagai anggota DPRD Riau.

Dari lingkungan kerja itulah hubungan keduanya mulai terjalin. 

Hubungan tersebut sempat menuai penolakan keras dari Yulia Herma, istri pertama Suhardiman. 

Pada April 2018, Yulia Herman pernah mendatangi kediaman Suci di Jalan Wono Sari, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Yulia melabrak Suci lantaran suaminya sudah tidak pulang sekira satu bulan.

Persoalan itu kemudian dilaporkan oleh Yulia ke Polsek Bukit Raya dan DPD Partai Hanura, tempat Suhardiman bernaung saat itu.

Laporan tersebut dikaitkan dengan dugaan pelanggaran poligami tanpa izin istri.

Namun, perjalanan hubungan mereka berlanjut hingga akhirnya Suci resmi dinikahi.

Meski telah berstatus sebagai istri Bupati, keberadaan Suci nyaris tak pernah terlihat dalam agenda pemerintahan maupun kegiatan seremonial daerah.

Saat Suhardiman menjabat sebagai Wakil Bupati hingga kemudian menjadi Bupati Kuansing, sosok yang selalu mendampingi dalam acara resmi maupun kegiatan nonformal tetap Yulia Herma.

Berbeda dengan istri kepala daerah pada umumnya, Suci memilih berada jauh dari sorotan publik. 

Ia menetap di kediaman pribadi Suhardiman di Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman, sedangkan Yulia Herma tinggal di rumah dinas Bupati Kuansing.

Meski tidak pernah terlihat memiliki peran dalam aktivitas pemerintahan, Suci disebut-sebut mendapat kepercayaan penuh dari Suhardiman untuk mengurus sejumlah proyek dan menjalin komunikasi dengan pihak kontraktor.

Informasi mengenai peran tersebut berkembang di tengah penyelidikan KPK. 

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW/ Tribunnews)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.