SRIPOKU.COM - Penanaman konsep numerasi dasar dan logika berpikir matematis menjadi pilar penting pada fase awal pendidikan dasar.
Pada implementasi Kurikulum Merdeka, mata pelajaran Matematika untuk kelas 1 SD (Fase A) dirancang secara kontekstual melalui pendekatan bermain sambil belajar agar ramah anak dan mudah dipahami.
Bagi bapak dan ibu guru kelas 1 maupun orang tua murid yang ingin menyusun peta konsep belajar serta menyiapkan perangkat promes (program semester) menyambut Tahun Ajaran 2026/2027, materi pokok kini sudah dipetakan secara rapi.
Baca juga: Contoh Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027
Mata pelajaran Matematika Kelas 1 SD dalam Kurikulum Merdeka secara keseluruhan terdiri atas 8 Bab utama yang didistribusikan secara berimbang untuk Semester 1 (Ganjil) dan Semester 2 (Genap).
Materi Semester 1 (Ganjil)
Pada semester pertama, fokus pembelajaran ditekankan pada pengenalan angka dasar, operasi hitung penjumlahan dan pengurangan sederhana, serta pengenalan geometri dasar (bentuk benda).
Fokus Pembelajaran: Murid belajar mengenal angka 1 hingga 10 melalui objek nyata di sekitar mereka. Siswa diajarkan cara membilang (menghitung maju/mundur), membaca, menulis lambang bilangan, serta membandingkan jumlah benda (lebih banyak, lebih sedikit, atau sama dengan).
Fokus Pembelajaran: Bab ini memperkenalkan konsep dasar penggabungan atau penjumlahan dua kelompok benda dengan hasil maksimal 10. Anak-anak belajar menggunakan simbol tambah (+) dan sama dengan (=) melalui ilustrasi cerita sehari-hari.
Fokus Pembelajaran: Kebalikan dari bab sebelumnya, siswa diajarkan konsep pengurangan sebagai proses "membuang", "memisahkan", atau "sisa" dari kumpulan objek tertentu dengan angka dasar di bawah 10 menggunakan simbol kurang (-).
Fokus Pembelajaran: Siswa diajak mengamati ruang kelas untuk mengenali geometri dasar (bangun datar dan bangun ruang sederhana) seperti segitiga, segiempat, lingkaran, balok, dan kubus melalui ciri-ciri fisik benda konkret.
Materi Semester 2 (Genap)
Memasuki semester kedua, tingkat kesulitan numerasi ditingkatkan secara bertahap meliputi bilangan belasan, pengukuran fisik, hingga pengenalan dasar pengolahan data.
Fokus Pembelajaran: Ruang lingkup bilangan diperluas. Murid belajar membilang, membaca, dan menulis angka belasan dari 11 hingga 20, serta memahami konsep nilai tempat dasar (satuan dan puluhan).
Fokus Pembelajaran: Siswa mengaplikasikan teknik operasi hitung penjumlahan dan pengurangan yang lebih kompleks dengan rentang angka hingga 20. Pembelajaran dimaksimalkan lewat metode soal cerita kontekstual.
Fokus Pembelajaran: Pengenalan konsep pengukuran secara intuitif. Murid belajar membandingkan panjang pendeknya objek serta mengukur panjang benda menggunakan satuan tidak baku (seperti jengkal tangan, langkah kaki, atau klip kertas).
Fokus Pembelajaran: Sebagai bab penutup, siswa diperkenalkan pada dasar statistika sederhana. Mereka belajar mengelompokkan data (misalnya jenis buah kesukaan teman sekelas) lalu menyajikannya ke dalam bentuk diagram gambar (piktogram) sederhana.
Kombinasi 8 bab dalam materi Matematika Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027 ini disusun secara berkesinambungan.
Tujuannya agar siswa tidak terjebak dalam rumus hafalan abstrak, melainkan mampu mengaitkan matematika dengan fungsi praktis di kehidupan mereka.
Bagi bapak dan ibu guru sekolah dasar, peta materi ini dapat disalin secara langsung sebagai rujukan penyusunan administrasi seperti Program Tahunan (Prota), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), maupun rancangan Modul Ajar Deep Learning.***