Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bogor ada di TPA Galuga serta Kayumanis Tanah Sareal.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, akan segera ada ground breaking atau penanda awal pembangunan di PSEL itu.
"Sejauh yang saya tahu ya, rencana akan ada groundbreaking secara nasional di tiga titik: Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Bekasi Raya, kalau tidak salah ya. Itu tanggal 8 Juli 2026 ini. Jadi ditunggu saja," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor.
Pemkot sendiri terus berkoordinasi dengan beberapa kemeneterian.
Mulai dari Menko Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup (LH), sampai Kementerian Dalam Negeri.
"Dan termasuk dengan Danantara, dengan PLN, dan banyak sekali pihak yang harus kita koordinasikan," ujarnya.
Baca juga: Harapan Dedie Rachim ke Pejabat Baru Kota Bogor, Minta Penataan PKL dan PSEL Jadi Prioritas
PSEL ini dinilai Dedie Racim tidak dapat berdiri sendiri.
Harus ada kolaborasi semua pihak agar pemanfaatan PSEL berjalan maksimal.
"Jadi memang ini sebuah langkah yang komprehensif, namun harus kita pastikan bahwa semuanya berjalan dengan lancar," ujarnya.
Pemkot Bogor sudah siap untuk pembangunan PSEL ini.
Pemkot menyiapkan lahan dan pembangunan akan dilakukan oleh pemerintah pusat.
"Prinsipnya Pemkot Bogor siap karena kita sendiri sudah menyiapkan lahan di Galuga serta Kayumanis," tandas