Tim nasional Amerika Serikat berhasil mengatasi tekanan di babak kedua untuk menaklukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada Rabu malam, meraih kemenangan kedua mereka di babak gugur Piala Dunia FIFA sepanjang sejarah meskipun harus bermain dengan 10 pemain selama 26 menit terakhir setelah kartu merah kontroversial yang diterima oleh Folarin Balogun.
Balogun membuka keunggulan dengan gol ketiganya di turnamen ini sebelum diusir keluar lapangan pada pertengahan babak kedua. Namun, Malik Tillman memastikan kemenangan bersejarah itu lewat tendangan bebas spektakuler di menit-menit akhir, membawa tuan rumah melaju ke babak 16 besar dalam ajang 48 tim yang diperluas ini.
Kemenangan tersebut membuat Amerika Serikat akan menghadapi Belgia di Seattle pada hari Senin, ketika tim asuhan Mauricio Pochettino itu melanjutkan mimpi mereka untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia yang digelar di kandang sendiri.
Balogun bersinar sebelum drama kartu merah
Amerika Serikat memasuki pertandingan sebagai favorit, tetapi sempat dikejutkan di awal laga ketika penjaga gawang Matt Freese melakukan dua penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Ermedin Demirovic, sementara Kerim Alajbegovic juga sempat mengancam melalui situasi sepak pojok.
Setelah permainan tuan rumah mulai stabil, Balogun tampil menonjol. Striker tersebut sempat mencetak satu gol yang dianulir karena offside dan dua kali meminta penalti sebelum akhirnya memecah kebuntuan menjelang turun minum. Tim Ream berhasil merebut bola di tengah lapangan sebelum Malik Tillman mengirim umpan cerdas ke dalam kotak penalti, yang diselesaikan Balogun dengan tendangan kaki kiri melewati Nikola Vasilj untuk mencetak gol ketiganya di turnamen ini.
Gol tersebut membuat Balogun hanya berjarak satu gol dari rekor lama milik Bert Patenaude yang mencetak empat gol untuk Amerika Serikat dalam satu edisi Piala Dunia pada tahun 1930. Balogun merayakan golnya dengan gaya khas LeBron James, “Silencer,” yang mendapat reaksi penuh pujian dari bintang NBA tersebut.
Namun, laga berubah dramatis pada menit ke-64. Balogun mendapat kartu merah langsung setelah melakukan tekel terhadap Tarik Muharemovic, memaksa tim tuan rumah bermain dengan 10 pemain hingga akhir pertandingan.
Tillman pastikan kemenangan bersejarah
Meskipun kalah jumlah pemain, Amerika Serikat tetap tampil disiplin dalam bertahan dan berhasil meredam upaya Bosnia untuk menyamakan kedudukan.
Gol penentu kemenangan datang pada menit ke-82 ketika Tillman melepaskan tendangan bebas melengkung yang indah dari luar kotak penalti. Vasilj sempat menepis bola, namun arah bola tetap masuk ke gawang, membuat Stadion Levi’s bergemuruh merayakan momen bersejarah tersebut.
Kemenangan ini mengakhiri catatan buruk Amerika Serikat menghadapi tim-tim Eropa di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka tak pernah menang melawan wakil Eropa sejak mengalahkan Portugal pada tahun 2002 dan telah melalui 13 pertemuan tanpa kemenangan, termasuk kekalahan menyakitkan dari Belgia di babak 16 besar pada tahun 2014.
Hasil ini juga memutus rekor tanpa kemenangan dalam 10 pertandingan melawan tim Eropa di Piala Dunia dan menandai kemenangan kedua Amerika Serikat di babak gugur sepanjang sejarah Piala Dunia, setelah kemenangan legendaris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2002. Sebelumnya, Amerika Serikat mencapai semifinal pada edisi perdana tahun 1930 setelah memuncaki grup mereka sebelum format gugur diperkenalkan.
Sementara itu, Bosnia harus pulang dengan kepala tegak setelah tampil impresif dan mencapai babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah, pada penampilan kedua mereka di Piala Dunia setelah bermain imbang melawan Kanada dan mengalahkan Qatar di fase grup.