Lita Gading Minta Raffi Ahmad Tak Salahgunakan Kekuasaan, Singgung KKN: Kau Renggut Lahan Kerja
ninda iswara July 02, 2026 12:09 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Sorotan terhadap penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco terus memicu beragam tanggapan dari publik.

Sosok yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad itu pun menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Di tengah ramainya pembahasan tersebut, psikolog Lita Gading kembali melontarkan kritik yang ditujukan kepada Raffi Ahmad.

Kritik itu disampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Rabu (1/7/2026).

Dalam pernyataannya, Lita menyoroti sejumlah orang yang berada di lingkaran dekat Raffi dan dinilai memperoleh posisi penting.

"Heh Raffi, stop ya. Adik sudah, ipar sudah, famili sudah, asisten sudah, tinggal tetangga kalian belum," kata Lita.

Tak berhenti di situ, Lita juga mengingatkan agar kewenangan maupun kepercayaan yang dimiliki seseorang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan yang keliru.

Baca juga: Kini Komisaris PT Krakatau Posco, Ini Gaji Mufli Ananda saat jadi Asisten Raffi Ahmad, Bukan Sarjana

"Ingat, jangan mempergunakan kekuasaan dan kepercayaan penguasamu, karena apa? Ingat azab, ingat itu," ujarnya.

Selain menyampaikan sindiran, Lita turut menyinggung adanya dugaan praktik yang menurutnya berpotensi merugikan masyarakat luas.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul belakangan ini perlu mendapat perhatian serius dari publik.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi lebih kritis dalam menyikapi setiap isu yang berkembang.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari respons Lita terhadap polemik yang mencuat setelah penunjukan Mufli Budi Ananda ramai diperbincangkan di ruang publik.

"Apalagi jangan memanipulasi mengenai bayar sana bayar sini, donasi sana donasi sini untuk mengelabui kami-kami rakyat jelata. Please be smart. Aku menghargai kamu sebagai artis, bukan sebagai pejabat di pemerintahan, paham?" ucapnya.

Dalam keterangan unggahannya, Lita turut menyinggung isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta jalur orang dalam atau "jalur ordal".

"Rakyat kuuuu… mulai sekarang yuk yuuuk kita cerdas, peka lah terhadap masalah para pejabat yang menyalahgunakan kekuasaannya. KKN! Rakyat menjerit bukan berarti bagi-bagi jatah, tapi kau renggut lahan kerja melalui jalur ordal," tulisnya.

Baca juga: Mufli Budi jadi Komisaris PT Krakatau, Lita Gading Kritik Harga Diri Raffi Ahmad: Gara-gara Oligarki

Lita Gading sentil Raffi Ahmad
Lita Gading sentil Raffi Ahmad (Grid.id/Ulfa Lutfia)

Pertanyakan Kompetensi dan Background Pendidikan

Sebelumnya, Lita juga mengkritik penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.

Ia mempertanyakan kompetensi Mufli dan menyinggung masih banyak lulusan perguruan tinggi yang hingga kini belum mendapatkan pekerjaan.

"Tumben enggak pasang buzzer, tuh saya posting mengenai asistennya Raffi Ahmad yang jadi Komisaris Krakatau luar biasa," kata Lita dalam unggahan sebelumnya pada Minggu (28/6/2026).

Lita juga sempat mempertanyakan latar belakang pendidikan Mufli.

"Padahal dia SMA lulus enggak ya? Atau kuliah? Kuliah aja enggak, guys. Sekarang orang yang di luar sana, yang banyak sekali S1, S2, S3, enggak ada dapat kerjaan," ujarnya.

Namun, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Mufli Budi Ananda tercatat telah menyelesaikan pendidikan Diploma Tiga (D3) Teknik Listrik di Politeknik Bunda Kandung.

Ia juga pernah melanjutkan studi Sarjana Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional, tetapi tidak menyelesaikan pendidikannya.

Nama Mufli menjadi perhatian publik setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Krakatau Posco.

Selama ini ia dikenal sebagai asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Raffi Ahmad yang kerap mendampingi berbagai aktivitas, termasuk perjalanan ke luar negeri dan ajang World Marathon Majors.

(TribunTrends/TribunJakarta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.