Antisipasi Lonjakan Arus Libur Sekolah, Dishub Bantul Siapkan Skema Satu Arah
Joko Widiyarso July 02, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul memperkirakan arus kendaraan kunjungan wisatawan libur sekolah akan mulai meningkat sekitar minggu pertama Juli 2026.

"Berkaitan dengan libur sekolah, kemungkinan arus kunjungan wisatawan meningkat setelah anak-anak terima rapor atau pada Juli 2026 ini," katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (2/7/2026).

Disampaikannya, setelah anak-anak sekolah menerima rapor akan ada kegiatan internal maupun kunjungan ke berbagai objek wisata. Termasuk kunjungan ke objek wisata Kabupaten Bantul. 

Selaras dengan hal tersebut, pihaknya akan melakukan pemantauan dan siap menindaklanjuti rekayasa lalu lintas apabila terjadi peningkatan arus kendaraan.

"Biasanya kalau ada peningkatan arus lalu lintas di seputaran objek wisata Pantai Parangtritis, akan kami berlakukan sistem satu arah," ujarnya.

Artinya, untuk kendaraan wisatawan yang masuk Pantai Parangtritis diarahkan melalui Jalan Parangtritis. Kemudian, arus keluar kendaraan akan diarahkan melewati Jalan Samas atau dari simpang empat Depok kendaraan diarahkan melintasi jalur barat.

"Di simpang tiga Samas itu, juga sudah kami pasang rambu portable yang ke utara arah Jogja. Terus simpang empat Depok maupun titik untuk pengalihan arus lalu lintas, saat ini juga masih standby water barrier," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga siap menerjunkan personel apabila terdapat gangguan rambu APILL. Itu dilakukan untuk mendukung kenyamanan wisatawan di Bumi Projotamansari.

"Sekitar 25-30 personel yang disiapkan. Kami juga siap on call apabila ada laporan dari masyarakat maupun kepolisian terkait kondisi lalu lintas," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pihaknya juga mengimbau kepada wisatawan untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian.

"Kami juga melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan untuk melakukan ramp check kendaraan di PO bus. Hasilnya, rata-rata layak jalan," tandasnya. (nei)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.