Kebakaran Dua Rumah di Pasar PUT Rejang Lebong, Satu Hangus Diduga Akibat Korsleting Listrik
Hendrik Budiman July 02, 2026 02:41 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kebakaran melanda dua rumah semi permanen di Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding (PUT), Kecamatan Padang Ulak Tanding, pada Rabu (1/7/2026) malam.

Peristiwa tersebut menghanguskan satu rumah milik Rini (35) dan merusak sebagian rumah milik Aping (45) yang berada tepat di sampingnya. Diduga, sumber api awalnya berasal dari korsleting arus listrik. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Rejang Lebong, Andy Ferdian mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi.

Untuk memadamkan api, ada empat unit mobil pemadam yang diturunkan.

"Yakni dari Pos Binduriang, Pos Padang Ulak Tanding, Batalyon TP, serta mendapat bantuan armada dari Pemadam Kebakaran Kota Lubuk Linggau,"sampai Andy saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Kamis (2/7/2026).

Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen milik Rini dan Aping yang berprofesi sebagai pedagang. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

"Rumah yang ludes milik Rini, api juga menyambar rumah milik Aping sehingga ada rusak sebagian,"lanjut Andy. 

Kronologi Kebakaran

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Rini, saat melihat asap dan kobaran api muncul dari bagian plafon kamar belakang rumahnya.

Melihat kondisi tersebut, Rini langsung memanggil anak-anaknya yang masih berada di dalam rumah untuk segera keluar menyelamatkan diri.

Baca juga: Evakuasi ODGJ di Rejang Lebong Berlangsung Dramatis, Sempat Ngamuk Rusak Motor Rusak-Ancam Petugas

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran dan PLN.

"Karena bangunan rumah sebagian besar terbuat dari papan kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian dapur serta ruang depan rumah. Kobaran api kemudian merambat ke rumah milik Aping yang berada tepat di sebelah lokasi kebakaran,"jelas Kapolsek. 

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar, personel Polsek Padang Ulak Tanding, TNI, dan masyarakat usai melakukan upaya pemadaman bersama.

Diduga Akibat Korsleting Listrik 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang terjadi pada plafon kamar rumah milik Rini.

"Dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik yang membakar plafon kamar, kemudian menjalar ke bagian lain bangunan rumah,"ungkap Kapolsek. 

Akibat kejadian tersebut, rumah milik Rini hangus terbakar beserta sejumlah barang berharga di dalamnya.

Barang yang dilaporkan terbakar antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Mio, emas seberat empat gram, uang tunai sekitar Rp 50 juta, serta berbagai perabot rumah tangga.

Sementara itu, rumah milik Aping mengalami kerusakan pada bagian atap dan sebagian dinding akibat terdampak rambatan api.

Saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong sehingga tidak ada barang berharga yang terbakar.

"Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 150 juta,"papar Kapolsek. 

Pasca kebakaran, petugas kepolisian membantu mengevakuasi barang-barang milik warga, melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Curup-Lubuk Linggau, berkoordinasi dengan PLN terkait pengamanan jaringan listrik, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.