Revitalisasi Sekolah di Kepahiang Dianggarkan Rp4,3 Miliar, Fokus Perbaikan Ruang Belajar
Hendrik Budiman July 02, 2026 02:41 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Anggaran sebesar Rp4,3 miliar untuk program revitalisasi sekolah pada 2026 di Kepahiang dari pemerintah pusat.

Program revitalisasi tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya rehabilitasi dan perbaikan ruang-ruang belajar yang mengalami kerusakan. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang, Dr. Nining Fawely Pasju mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari surat yang diterima pemerintah daerah dari kementerian terkait. 

"Berdasarkan surat dari kementerian, Kabupaten Kepahiang mendapatkan kegiatan revitalisasi untuk sejumlah satuan pendidikan," kata Nining kepada TribunBengkulu.com, Kamis (2/7/2026).

Program revitalisasi kali ini lebih diarahkan pada peningkatan sarana dan prasarana sekolah, terutama rehabilitasi ruang belajar agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman. 

"Revitalisasi ini terkait peningkatan sarana prasarana sekolah yang sekarang diprioritaskan ke rehabilitasi ataupun perbaikan ruang-ruang belajar di sekolah," ujar Nining. 

Baca juga: SPMB 2026 Tahap Dua Resmi Dibuka, Dikbud Kepahiang Imbau Siswa Jangan Terpaku Sekolah Favorit

Menurut Nining, tahap awal program revitalisasi akan menyasar dua taman kanak-kanak (TK) dan tiga sekolah dasar (SD). Selain itu, pihaknya juga masih menunggu realisasi tambahan program untuk dua sekolah menengah pertama (SMP). 

"Revitalisasi tersebut untuk dua TK, tiga SD, dan insyaallah menyusul dua SMP. Jadi total ada tujuh sekolah," jelas Nining. 

Dengan adanya program tersebut, pemerintah daerah berharap kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat segera ditangani sehingga mampu menunjang kualitas pembelajaran peserta didik. 

Total anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi sekolah di Kabupaten Kepahiang mencapai sekitar Rp 4,3 miliar. 

"Total anggaran program revitalisasi sejumlah sekolah tersebut sekitar Rp 4,3 miliar dan target kita empat bulan selesai," ungkap Nining. 

Dikbud Kabupaten Kepahiang menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi dapat rampung dalam waktu empat bulan sehingga fasilitas yang diperbaiki bisa segera dimanfaatkan oleh siswa dan guru untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal. 

Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Kepahiang sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.