Setelah Resmikan Jort van der Sande, Bali United Bidik Bek Lokal Rp4,35 Miliar, Semeton Dewata Cek
Elfan Fajar Nugroho July 02, 2026 03:59 PM

TRIBUNWOW.COM - Bali United dikabarkan berminat mendatangkan bek kiri lokal dalam bursa transfer musim 2026-2027.

Dilansir TribunWow.com, sosok incaran Bali United ini adalah Reva Adi Utama, pemain PSIM Yogyakarta.

Masuknya Reva Adi Utama dalam lis belanja Bali United diungkap akun Instagram seputar sepak bola, @transferligainndo, Rabu (1/7/2026).

"RUMOR

Bek Sayap Milik Psim Yogyakarta, Reva Adi Utama (29), Kabarnya Masuk Radar Perekrutan Bali United," tulis akun tersebut.

Di sisi lain, sebagai gantinya, PSIM Yogyakarta dikabarkan tertarik dengan bek PSIS Semarang, Alwi Fadilah.

Baca juga: Bali United Resmikan Pemain Asing Pertama, Jort van der Sande Bisa Obati Tikungan Persib Bandung?

Sosok Reva Adi Utama

Bek PSIM Yogyakarta, Reva Adi (tengah) pada pertandingan pekan 3 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). Terbaru, Bali United dikabarkan berminat mendatangkan bek kiri lokal, Reva Adi dalam bursa transfer musim 2026-2027, Rabu (1/7/2026).
Bek PSIM Yogyakarta, Reva Adi (tengah) pada pertandingan pekan 3 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). Terbaru, Bali United dikabarkan berminat mendatangkan bek kiri lokal, Reva Adi dalam bursa transfer musim 2026-2027, Rabu (1/7/2026). (Instagram/psimjogja_official)

Reva Adi merupakan pemain kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 1 September 1996.

Pemain berusia 29 tahun itu memiliki tinggi 1,72 meter, dan menempati posisi sebagai bek kiri.

Selain itu, Reva Adi juga dapat dimainkan sebagai bek kanan dan bek tengah.

Reva Adi Utama gabung PSIM Yogyakarta sejak 1 Juli 2025, didatangkan dari Dewa United.

Sebelumnya, sosok dengan harga pasar Rp 4,35 miliar itu sempat membela beberapa klub di Indonesia, seperti PSM Makassar, Barito Putera, Persebaya Surabaya, hingga Madura United.

Musim 2025-2026, kapten PSIM Yogyakarta itu menorehkan 19 pertandingan, 1 asis, 9 kartu kuning, dan 1.483 menit bermain.

Statistik Berdasarkan Klub

PSIM Yogyakarta: 19 pertandingan, 1 asis, 9 kartu kuning, dan 1.483 menit bermain.

Dewa United: 25 pertandingan, 0 asis, 5 kartu kuning, dan 1.412 menit bermain.

Persebaya Surabaya: 54 pertandingan, 2 asis, 12 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 4.322 menit bermain.

Madura United: 33 pertandingan, 1 asis, 6 kartu kuning, dan 2.553 menit bermain.

Barito Putera: 3 pertandingan, 0 asis, 2 kartu kuning, dan 254 menit bermain.

Badak Lampung: 14 pertandingan, 2 asis, 4 kartu kuning, dan 1.136 menit bermain.

PSM Makassar: 50 pertandingan, 1 gol, 4 asis, 9 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 4.162 menit bermain.

Baca juga: Arema FC Makin Rasa Persib Bandung? Anak Emas Bojan Hodak Kans Susul Robi Darwis, Bobotoh Setuju?

Resmikan Jort van der Sande

Sebelumnya, Bali United resmi memperkenalkan Jort van der Sande sebagai rekrutan anyarnya, Rabu (1/7/2026).

"Swasti Prapta (selamat datang) Jort van der Sande

Datang dari Leeuwarden, @jortvandersande akan menjadi juru gedor Serdadu Tridatu," tulis Bali United dalam akun Instagramnya. 

Jort van der Sande merupakan penyerang asal Bonaire, sebuah wilayah yang termasuk bagian Kerajaan Belanda, di Laut Karibia, dekat pesisir utara Venezuela.

Pemain yang memiliki nilai pasar Rp6,95 miliar itu didatangkan Bali United dengan ikatan kontrak hingga 30 Juni 2027 mendatang.

Sebelum hijrah ke Pulau Dewata, Van der Sande merupakan pilar andalan SC Cambuur yang berlaga di kasta kedua Liga Belanda (Keuken Kampioen Divisie) pada musim 2025/2026 lalu.

Selama satu musim berseragam SC Cambuur, penyerang berusia 30 tahun tersebut tampil produktif dengan menorehkan 34 penampilan, 9 gol, serta 2 assist dalam total 2.212 menit bermain. 

Pada akhir kompetisi, SC Cambuur berada di posisi kedua klasemen Divisi 2 Liga Belanda.

SC Cambuur berhasil promosi ke Eredivisie bersama ADO Den Haag.

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.