TRIBUNNEWS.COM – Kemenangan Timnas Inggris atas DR Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 tak hanya membawa Three Lions melaju ke babak 16 besar, tetapi juga mendatangkan keuntungan finansial bagi klub-klub Premier League.
Tim berjuluk The Three Lions itu memastikan tiket ke babak 16 besar usai menang 2-1 atas DR Kongo di Atlanta, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB.
Dua gol kapten Harry Kane membalikkan keadaan setelah tim asuhan Thomas Tuchel sempat tertinggal lebih dulu.
Hasil tersebut membuat Inggris dijadwalkan menghadapi tuan rumah bersama Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City, pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Harry Kane dan kolega berada di sisi bracket cukup berat yang membuat mereka berpotensi berjumpa lawan seperti Norwegia, Brasil hingga Argentina.
"Negara Eropa yang paling sial menurut saya Inggris. Kenapa Inggris?," kata Hamid Anwar dalam podcast Super Taktik Tribunnews yang berjudul Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?, di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Di bagan itu, seandainya pun mereka lolos, mereka akan bertemu Brasil. Setelah ketemu Brasil mereka akan bertemu Argentina," tambahnya.
Kendati demikian, sejumlah klub Premier League dipastikan memperoleh tambahan pemasukan melalui FIFA Club Benefits Programme, yakni program kompensasi FIFA kepada klub-klub yang melepas pemainnya ke Piala Dunia.
Dalam program tersebut, FIFA memberikan pembayaran kepada klub berdasarkan jumlah hari pemain mereka tetap aktif membela tim nasional selama turnamen berlangsung.
Itu berarti Newcastle berhak menerima dana untuk Anthony Gordon meskipun mereka menjualnya ke Barcelona. Pasalnya, ia baru resmi menjadi pemain Blaugrana pada 1 Juli.
Demikian pula, masa pinjaman Marcus Rashford di Barcelona dari Manchester United baru berakhir pada 30 Juni, sehingga ia terdaftar sebagai pemain Barcelona.
Setiap klub diperkirakan menerima sekitar 5.000 dolar AS (sekitar Ro89,9 juta) per pemain per hari, meski angka resminya belum diumumkan FIFA.
Karena Inggris dipastikan bertahan hingga babak 16 besar, klub-klub Premier League diperkirakan akan memperoleh pendapatan kumulatif sekitar 500.000 dolar AS (sekitar Rp8,9 miliar) hingga pertandingan melawan Meksiko, dikutip dari Sportbible.
Baca juga: Kerugian Inggris Jadi Keuntungan Meksiko, Ujian Berat The Three Lions di Babak 16 Besar Piala Dunia
Arsenal menjadi salah satu klub yang paling diuntungkan karena memiliki empat pemain dalam skuad Inggris, yakni Declan Rice, Eberechi Eze, Noni Madueke, dan Bukayo Saka.
Dengan jumlah tersebut, The Gunners diperkirakan mengantongi sekitar 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,7 miliar)dari program FIFA.
Manchester City juga berhak atas jumlah yang sama berkat kehadiran John Stones, Nico O'Reilly, Marc Guehi, dan James Trafford di skuad Three Lions.
Selain kedua klub tersebut, sejumlah klub Premier League lain juga akan menerima kompensasi sesuai jumlah pemain yang mereka kirimkan ke Piala Dunia.
Daftar klub Premier League yang menerima kompensasi FIFA:
Selain klub-klub Inggris, sejumlah klub luar negeri juga akan menerima kompensasi serupa.
Bayern Munchen memperoleh pembayaran atas Harry Kane, Real Madrid untuk Jude Bellingham, Al Hilal melalui Ivan Toney, Bayer Leverkusen lewat Jarell Quansah, serta Barcelona untuk Marcus Rashford.
Sementara itu, Inggris memastikan kemenangan dramatis atas DR Kongo setelah sempat tertinggal pada menit ketujuh lewat gol Brian Cipenga.
Anthony Gordon mencatatkan dua assist untuk seluruh gol Kane setelah masuk menggantikan Marcus Rashford.
Selanjutnya, Three Lions akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada babak 16 besar.
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah diperkirakan menjadi tantangan berat bagi Harry Kane dan kawan-kawan dalam upaya melaju ke perempat final Piala Dunia 2026.
(Tribunnews.com/Ali)