TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, para orang tua siswa mulai disibukkan dengan proses daftar ulang dan melengkapi berbagai kebutuhan sekolah.
Selain proses daftar ulang yang memakan waktu, biaya kebutuhan sekolah juga menjadi tantangan.
Hal itu dialami orang tua siswa SMP bernama Angela.
Ia mengaku bersyukur karena anaknya berhasil diterima di sekolah yang diinginkan.
Besarnya biaya yang harus dikeluarkan menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian keluarga.
Di balik kebahagiaan tersebut, ia harus menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
"Sekarang sementara proses daftar ulang dan membeli perlengkapan sekolah. Pengeluarannya banyak sekali," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurut Anisa, biaya terbesar adalah seragam sekolah.
Ia harus membeli beberapa jenis seragam mulai dari seragam nasional putih-biru, seragam batik, pramuka, hingga seragam olahraga.
Untuk menghemat pengeluaran, seragam putih-biru dibelinya di Pasar 45 Manado karena harganya lebih terjangkau dan masih bisa ditawar.
Selain seragam, ia juga harus membeli berbagai perlengkapan lain seperti buku tulis, tas baru, sepatu, kaos kaki, dan kebutuhan penunjang lainnya.
"Minimal sekali sekitar Rp 2 juta habis untuk semua kebutuhan sekolah," katanya.
Meski harus mengeluarkan biaya yang cukup besar, Anisa berharap pengorbanan tersebut sebanding dengan pendidikan yang akan diterima anaknya.
Ia berharap sang anak dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjauhi pergaulan negatif, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 3,7 terjadi di Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara, Kamis 2 Juli 2026
Baca juga: Chord dan Lirik Lagu Kacamata Kuda - Jhon Pradep Tarigan
"Biaya pendidikan sekarang luar biasa tinggi. Saya berharap anak bisa sekolah dengan baik dan benar dan nantinya nasibnya bisa lebih baik dari kami sebagai orang tua," tuturnya.(*)