Pengda Muaythai DIY Siapkan 12 Atlet untuk Hadapi Kejurnas di Jakarta
Yoseph Hary W July 02, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah Muaythai Indonesia (Pengda MI) DIY mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai 2026.

Sebanyak 12 atlet telah disiapkan untuk mewakili DIY pada ajang Indonesia Muaythai Championship 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 4–9 Agustus mendatang.

Wakil Ketua III Pengda MI DIY, Edward Bot, mengatakan Kejurnas menjadi salah satu agenda penting yang menjadi fokus pembinaan atlet tahun ini. 

Hadapi kejurnas dan PON

Selain Kejurnas, Muaythai DIY juga akan menghadapi PON Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara pada Oktober 2026.

“Saat ini sudah ada 12 atlet yang kami persiapkan untuk mengikuti Kejurnas. PR kami sekarang adalah memaksimalkan atlet-atlet yang sudah ada agar siap menghadapi dua event besar tersebut,” ujar Edward, Kamis (2/7/2026).

Ia berharap persiapan atlet dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, mengingat kebutuhan pembinaan dan persiapan menuju kejuaraan nasional membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Kami berharap ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, sehingga persiapan atlet bisa berjalan maksimal,” katanya.

Di sisi lain, Edward mengakui proses pembinaan atlet Muaythai DIY sempat mengalami kendala akibat berbagai dinamika yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. 

Kondisi tersebut membuat proses pencarian bibit atlet baru belum berjalan optimal.

Turun lapangan cari bibit

Karena itu, Pengda MI DIY kini kembali mengintensifkan pembinaan dari tingkat akar rumput melalui kerja sama dengan berbagai camp latihan dan sekolah-sekolah.

“Kami turun langsung ke camp-camp dan sekolah untuk mencari bibit-bibit atlet Muaythai yang nantinya bisa berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.

Selain fokus pada prestasi, Pengda MI DIY juga terus melakukan penguatan organisasi. Edward menyebut Muaythai merupakan cabang olahraga yang masih relatif baru di DIY sehingga membutuhkan penataan organisasi yang lebih matang.

“Karena baru sekitar dua tahun berkembang di DIY, banyak pengurus yang masih belajar tata kelola organisasi olahraga. Kami terus berkoordinasi dengan KONI maupun cabang olahraga lain yang lebih berpengalaman agar Muaythai bisa berkembang lebih baik,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.