Inoue Al Aqsa Firdaus Syukuri Perak Kejurnas Judo Kasad Cup XVI, Kini Bidik Emas di Porprov Sumut
Ayu Prasandi July 02, 2026 04:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pejudo muda Sumatera Utara, Inoue Al Aqsa Firdaus, kembali menunjukkan konsistensinya di level nasional setelah berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Kasad Cup XVI yang berlangsung di GOR Kartika, Cilodong, Jakarta, pada 25–28 Juni 2026.

Bagi Inoue, Kejurnas Kasad Cup XVI menjadi penampilan ketiganya di ajang bergengsi tersebut.

Selama tiga kali tampil, atlet binaan Sumatera Utara itu selalu berhasil membawa pulang medali.

Pada penampilan perdananya, Inoue sukses meraih medali emas di kategori kadet.

Prestasi itu kembali diulang pada edisi kedua ketika ia kembali menjadi juara di kelas kadet. Saat itu ia juga turun di kategori junior, namun belum berhasil naik podium pada kelas tersebut.

Sementara pada edisi ketiga tahun ini, Inoue mendapat tantangan yang lebih besar dengan tampil di dua kategori sekaligus, yakni junior dan senior.

Hasilnya, ia berhasil mempersembahkan medali perak di kategori junior, sedangkan pada kategori senior langkahnya terhenti di semifinal sebelum akhirnya kalah dalam perebutan medali perunggu.

Menariknya, pada Kejurnas kali ini Inoue juga menjalani tantangan baru dengan bertanding di kelas 81 kilogram, meski sebelumnya lebih sering tampil di kelas 90 kilogram ke atas.

Perubahan kelas tersebut membuatnya harus beradaptasi dengan karakter lawan maupun kebutuhan fisik yang berbeda.

Meski belum mampu memenuhi target menjadi juara, Inoue tetap mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Walaupun belum bisa mendapatkan hasil yang maksimal, setidaknya saya masih bisa membawa pulang medali.

Memang hasilnya belum sesuai harapan, tapi saya tetap bersyukur," ujar Inoue kepada Tribun Medan.

Ia mengungkapkan target utamanya di kategori junior sebenarnya adalah meraih medali emas.

Namun, ia harus puas finis sebagai runner-up setelah melalui pertandingan yang cukup ketat.

Sementara itu, di kategori senior, Inoue mengaku sejak awal tidak memasang target tinggi.

Mengingat usianya masih relatif muda dibanding para pesaingnya, ia lebih menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan menambah pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.

"Kalau di junior memang target saya emas, tapi belum tercapai. Untuk senior, saya sebenarnya hanya ingin mencari pengalaman karena saya masih terlalu muda di kategori itu.

Bersyukur bisa sampai semifinal, walaupun akhirnya kalah di perebutan tempat ketiga. Di pertandingan itu saya juga sempat mengalami cedera," jelasnya.

Menurut Inoue, hasil yang diraih pada Kejurnas kali ini menjadi bahan evaluasi bagi dirinya maupun tim pelatih untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Ia mengakui masih memiliki kekurangan, terutama dari segi kekuatan fisik atau power yang dinilai masih tertinggal dibanding para pesaing di tingkat nasional.

Selain itu, perpindahan kelas pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan proses adaptasi.

"Ke depan yang harus diperbaiki tentu dari saya sendiri dan juga bersama pelatih. Saya merasa power saya masih kalah dibanding atlet-atlet nasional di kelas ini. Apalagi saya baru pindah kelas, jadi memang masih perlu banyak beradaptasi," katanya.

Usai tampil di Kejurnas Kasad Cup XVI, Inoue langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Pada ajang tersebut, ia berencana turun di kelas 90 kilogram dan memasang target tinggi untuk meraih medali emas.

"Persiapan menuju Porprov nanti saya akan fokus meningkatkan power dan memperbaiki semua kekurangan yang masih ada. Target saya tentu ingin meraih medali emas," pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.