Penggerebekan Bandar Sabu di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang
Muliadi Gani July 02, 2026 05:54 PM

 

PROHABA.CO – Operasi penangkapan terhadap dua terduga bandar narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) berujung ricuh pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Bentrokan yang terjadi saat penggerebekan menyebabkan seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan meninggal dunia, sementara dua anggota polisi lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap dua terduga bandar sabu berinisial BI dan BU.

Keduanya menjadi target operasi berdasarkan hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi awal, situasi berubah menjadi tidak kondusif saat petugas melakukan penggerebekan.

Keluarga dari kedua terduga pelaku diduga melakukan perlawanan dan memprovokasi warga di sekitar lokasi.

Kondisi itu memicu bentrokan antara aparat dan massa sehingga operasi berlangsung dalam situasi yang sangat menegangkan.

Baca juga: Kapolres Pimpin Langsung Penggerebekan Camat dan ASN yang Sedang Pesta Sabu di Seruyan

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra, personel Satresnarkoba Polres Katingan, gugur setelah mengalami luka akibat senjata tajam.

Kepergian anggota polisi tersebut menjadi duka mendalam bagi jajaran Polres Katingan yang tengah menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika.

Selain korban dari pihak kepolisian, seorang warga sipil berinisial TE (40) juga dilaporkan meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang beredar, TE merupakan keluarga dari salah satu target operasi dan diduga terkena tembakan saat bentrokan berlangsung.

Hingga kini, penyebab pasti kematian warga tersebut masih dalam penyelidikan aparat.

Insiden ini juga menyebabkan dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan belum diketahui keberadaannya.

Aparat gabungan masih melakukan pencarian secara intensif untuk menemukan kedua personel tersebut.

Di tengah situasi yang ricuh, dua target operasi berinisial BI dan BU dilaporkan berhasil melarikan diri dengan memanfaatkan kondisi di lokasi kejadian.

Baca juga: Diduga Mabuk dan Ancam Bakar Istri, Pria di Batubara Tewas Terpanggang dalam Ruko

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia mengatakan fokus utama kepolisian saat ini adalah mencari dua anggota yang belum ditemukan sekaligus mengamankan lokasi kejadian.

"Benar, saat ini fokus utama dan seluruh kekuatan personel gabungan dari Polres Katingan dikerahkan secara maksimal di lapangan untuk mencari dua anggota Satresnarkoba yang statusnya masih belum ditemukan," ujar AKBP Dodik Hartono, Kamis (2/7/2026).

Untuk memperkuat proses pencarian dan menjaga situasi keamanan, Polres Katingan telah meminta bantuan personel dari Polda Kalimantan Tengah.

Bantuan tersebut meliputi personel Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) yang diterjunkan guna melakukan penyisiran, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mendukung proses penyelidikan serta  melakukan penyisiran, sekaligus memback up penuh pencarian anggota kami," katanya.

Garis polisi telah dipasang di area bentrokan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga terus memburu dua terduga bandar sabu yang melarikan diri serta berupaya mengungkap secara menyeluruh kronologi dan penyebab bentrokan yang menelan korban jiwa tersebut.

Baca juga: Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Internasional di Aceh

Baca juga: Matikan Lampu Kamar Kos, Sepasang Muda-Mudi di Banda Aceh Digerebek Warga

Baca juga: Pasutri Bandar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Kemayoran, Polisi Sita 1,2 Kg Sabu

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.