TRIBUNNEWS.COM - Duel panas antara Portugal melawan Kroasia akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Laga Portugal vs Kroasia bakal berlangsung di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan dua tim sarat pengalaman yang sama-sama mengincar tiket ke babak 16 besar.
Portugal lolos sebagai runner-up Grup K dengan koleksi lima poin, tertinggal dua angka dari Kolombia. Sementara Kroasia juga finis di posisi kedua Grup L setelah mengumpulkan enam poin, terpaut satu poin dari Inggris.
Meski begitu, beberapa pihak pun memprediksi Portugal sebagai salah satu kandidat juara di turnamen kali ini.
"Kalau untuk kandidat juara memang enggak akan jauh-jauh dari Top 10 FIFA, ada Prancis, Inggris, Portugal, Brasil, juara bertahan Argentina, ada Belgia juga," ujar Arnan Binafsihi selaku Wakil Ketua Oranje Indonesia dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Perjalanan Portugal di fase grup belum sepenuhnya meyakinkan.
Tim asuhan Roberto Martinez mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo. Mereka kemudian bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan, sebelum ditahan Kolombia tanpa gol pada laga terakhir grup.
Meski hanya finis sebagai runner-up, Portugal masih menjadi salah satu kandidat kuat juara berkat kualitas individu yang dimiliki di setiap lini.
Cristiano Ronaldo masih menjadi tumpuan utama di lini depan. Sang kapten telah mencetak dua gol di fase grup dan kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia.
Portugal juga memiliki kreativitas dari Bruno Fernandes, ketenangan Vitinha dan Joao Neves di lini tengah, serta pertahanan solid yang dikomandoi Ruben Dias dan Nuno Mendes.
Modal lain yang dimiliki Selecao adalah tren positif delapan pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi dengan catatan lima kemenangan, tiga hasil imbang, empat clean sheet, dan hanya kebobolan empat gol.
Menariknya, Portugal pernah menyingkirkan Kroasia pada babak 16 besar Euro 2016 sebelum akhirnya keluar sebagai juara Eropa.
Baca juga: Portugal vs Kroasia: Kesempatan Terakhir Ronaldo Putus Kutukan Gol di Knockout Piala Dunia
Di sisi lain, Kroasia kembali membuktikan diri sebagai tim yang selalu berbahaya di turnamen besar.
Setelah menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan peringkat ketiga pada edisi 2022, Vatreni kembali lolos ke fase gugur meski sempat mengawali turnamen dengan kekalahan 2-4 dari Inggris.
Tim besutan Zlatko Dalic kemudian bangkit lewat kemenangan 1-0 atas Panama dan 2-1 melawan Ghana.
Luka Modric masih menjadi motor permainan Kroasia. Gelandang veteran itu bahkan mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang memberikan assist di Piala Dunia ketika membantu gol kemenangan Nikola Vlasic ke gawang Ghana.
Selain Modric, Kroasia juga memiliki Mateo Kovacic, Josko Gvardiol, Ivan Perisic, dan Dominik Livakovic yang siap menghadirkan ancaman bagi Portugal.
Namun, rekor pertemuan tidak berpihak kepada Kroasia.
Dari 10 pertemuan terakhir, Kroasia hanya mampu meraih satu kemenangan, sedangkan Portugal memenangkan tujuh pertandingan. Dalam enam pertemuan kompetitif terakhir, Portugal bahkan memenangi lima di antaranya.
Diogo Costa (GK); Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Joao Felix; Cristiano Ronaldo.
Pelatih: Roberto Martinez
Dominik Livakovic (GK); Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Josko Gvardiol; Petar Sucic, Luka Modric, Mateo Kovacic; Martin Baturina, Ante Budimir, Ivan Perisic.
Pelatih: Zlatko Dalic
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)