Kecewanya Mang Jabrig, Dadang Cari Panggung Sendiri di Kasus Taufik Hidayat
Noval Andriansyah July 02, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandung - Rasa kecewa mendalam tengah menyelimuti hati Rahmat Hidayat (55). Pria yang akrab disapa Mang Jabrig ini blak-blakan meluapkan kekesalannya terhadap sikap Dadang Ahyar Ismail (53), mantan bos dari buronan sadis Taufik Hidayat (30).

Baca juga: Pengakuan Mang Jabrig Soal Dadang Serahkan Taufik Hidayat ke Polisi, "Saya Kaget"

Mang Jabrig merasa dirinya hanya dimanfaatkan, sementara Dadang sengaja mencari panggung dan bertingkah seolah-olah menjadi lakon utama tunggal di balik skenario penyerahan diri pelaku penyekapan maut terhadap YTR (29) tersebut. 

Padahal, rumah Mang Jabrig di Kampung Cikatul, Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, sempat dijadikan tempat "penitipan" sang buronan yang mukanya tertutup rapat.

"Waktu hapal itu Taufik, saya menghargai Pak Dadang. Saya juga dekat dengan Pak Hendi (Polisi). Cuman pada akhirnya, dia tidak menghargai saya. Seolah-olah saya tidak ada penghargaan apapun dari Pak Dadang."

"Seolah-olah Dadang yang punya panggung, seolah dia yang punya lakon. Makanya, saya mau jelaskan semuanya ke KDM (Dedi Mulyadi)," cetus Mang Jabrig dengan nada kecewa kepada TribunJabar.id, Kamis (2/7/2026).

Kronologis Siasat "Titip" Buronan Dua Hari di Pacet

Mang Jabrig mengisahkan, draf persengkongkolan ini bermula pada Selasa (23/6/2026) pagi. Saat itu, Dadang mendadak menghubungi telepon genggamnya namun tidak terangkat, yang kemudian disusul oleh sebuah pesan singkat WhatsApp.

"Di WA dia nanya, 'Mang Jabrig ada di rumah enggak? Ada perlu, nitip orang dua hari.' Saya jawab silakan saja kalau mau menginap sehari dua hari mah," kenang Jabrig.

Tak berselang lama, Dadang datang ke kediamannya dengan memboyong dua orang lainnya, yakni Ujeir dan Opik, yang tak lain adalah Taufik Hidayat.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di rumahnya, wajah Taufik dibungkus kain penutup muka dengan sangat rapat.

"Dia bilang titip dulu. Pas penutup mukanya dibuka, saya kaget bukan main. Ya saya tahu wajah dia itu Taufik, buronan yang viral di TikTok," ungkapnya.

Mang Jabrig yang Merayu, Taufik Malah Diantar ke Polisi demi Konten?

Melihat sang buronan berada di dalam rumahnya, Mang Jabrig mengaku tidak tinggal diam.

Ia memutar otak dan berinisiatif merayu Taufik agar mengurungkan niat nekatnya. Sebab saat itu, Taufik sudah frustrasi dan berencana untuk bunuh diri atau melarikan diri ke pulau Sumatera.

Mang Jabrig menakut-nakuti Taufik bahwa jika ia terus-menerus kabur menjadi buronan, draf tindakan tegas kepolisian akan mendarat di tubuhnya.

"Saya bilang, daripada kamu kabur terus nanti malah dibolongin (ditembak) polisi, dia langsung takut. Akhirnya Taufik urung kabur dan meminta diantar untuk bertemu Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat. Awalnya Dadang tidak mau antar ke KDM, tapi saya desak ayo kita bertiga ke sana," urainya.

Namun, skenario yang disusun di rumah Mang Jabrig mendadak buyar di tengah jalan.

Dadang dinilai mengambil keputusan sepihak demi mendapat sorotan panggung dengan mengarahkan informasi ke kepolisian, hingga akhirnya Taufik Hidayat diringkus petugas di kawasan Ciparay pada hari yang sama.

"Alasan Dadang nyimpen di rumah saya ya katanya cuma titip dua hari. Bukti WA-nya mungkin masih ada di hape dia, kalau di hape saya sudah dihapus."

"Intinya saya kecewa karena proses negosiasi dan draf bantuan saya diabaikan begitu saja demi panggung pribadi," pungkas Mang Jabrig gusar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.