WARTAKOTALIVE.COM - Terekam detik-detik puluhan biksu ditabrak truk yang dikendarai seorang bocah berusia 11 tahun.
Video kecelakaan yang menimpa para biksu yang tengah berjalan kaki itu sempat terekam kamera CCTV pada Kamis (2/7/2026) pukul 10.52.
Puluhan biksu terlihat berjalan tertib di pinggir jalan dengan berbaris ke belakang. Hingga sesaat kemudian sebuah truk melaju dengan cepat dan menabrak rombongan biksu tersebut.
Para biksu pun terpental sementara truk terus melaju.
Dimuat DailyMail peristiwa tersebut terjadi di Mukdahan, timur laut Thailand pada Kamis siang.
Disebutkan truk tersebut dikendarai seorang bocah berusia 11 tahun.
Saat peristiwa terjadi kelompok biksu yang berisi 34 orang tengah berjalan berbaris satu persatu.
Namun tiba-tiba sebuah mobil Isuzu menerobos barisan. Dikabarkan akibat peristiwa tersebut delapan biksu meninggal dunia dan 24 lainnya mengalami luka.
Rekaman mengerikan dari kejadian setelahnya menunjukkan para biksu dengan jubah oranye khas mereka tergeletak di tanah.
Dari 24 biksu yang mengalami luka, 14 di antaranya mengalami luka serius dan tengah dalam kondisi kritis.
Polisi mengamankan lokasi kejadian dan sedang mengumpulkan bukti, mewawancarai saksi, dan menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Sampai saat ini investigasi masih berlangsung.
Baca juga: Kata Ketua DPR Soal Maraknya Penunjukan Komisaris BUMN yang Tak Kompeten
Polisi mengatakan bahwa bocah itu ditahan, sementara mereka menyelidiki bagaimana dia bisa mengemudikan kendaraan tersebut.
Menurut laporan media lokal, penyelidikan awal menemukan bahwa truk tersebut telah diambil dari rumah keluarga bocah itu tanpa izin.
Nenek pelaku mengatakan bahwa bocah tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus.
Nenek pelaku sempat melaporkan kehilangan mobil truk yang diduga dibawa kabur cucunya yang berkebutuhan khusus.
Saat petugas mencarinya, ke kota Mukdahan, Polisi menemukan para biksu di dekat Ban Na Wiang Kae dengan kondisi sudah tergeletak.
Polisi pun sempat tidak percaya melihat pemandangan mengerikan tersebut.
'Awalnya, saya kira itu latihan darurat, tetapi ketika saya turun untuk memeriksa, saya menyadari itu adalah kecelakaan sungguhan, jadi saya segera berkoordinasi dengan petugas polisi setempat, tim penyelamat, dan rumah sakit untuk segera memberikan bantuan kepada korban luka.'
Polisi mengatakan para biksu tersebut sedang berjalan kaki melintasi provinsi sebagai bagian dari ziarah ke sebuah situs keagamaan.
Mereka membawa sedekah yang dikumpulkan di sepanjang rute.
Para biksu berjalan kaki dari distrik Nam Khun di Ubon Ratchathani ke distrik Don Tan di Mukdahan.