WARTAKOTALIVE.COM - Polisi buka suara terkait dengan video viral pengendara mobil yang melabrak oknum petugas patroli dan pengawalan (patwal) yang diduga mengawal menteri dengan arogan.
Sebelumnya viral di media sosial pengendara mobil melabrak Polisi Patwal yang mengawal Mobil Alphard dengan plat nomor RI 21.
Patwal tersebut dilabrak lantaran dianggap sudah arogan dalam mengawal pejabat.
Peristiwa itu diketahui terjadi di kawasan Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta Pusat.
Saat itu pengendara mobil sedang mengantre untuk berbelok di persimpangan.
Pengemudi mengaku mobilnya dipaksa menepi oleh petugas patwal hingga diminta menghentikan kendaraan.
Hal ini menurut pengemudi mobil membahayakan karena posisi mobil sedang bermanuver tiba-tiba ditahan karena harus mendahulukan iring-iringan pejabat negara.
Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Brigjen Komarudin mengatakan sudah memonitor kejadian tersebut.
Pihaknya masih mendalami termasuk meminta keterangan dari anggota patwal yang bertugas saat itu.
"Pastinya (akan diklarifikasi, red)," ungkap Brigjen Komarudin Kamis (2/7/2026) seperti dimuat Tribunnews.com.
Baca juga: Wali Kota Bekasi Gowes ke Kantor Tanpa Patwal, Beri Contoh Efisiensi Energi di WFH Jumat
Polisi juga mengimbau masyarakat atau pengendara sekiranya menemukan ada hal yang dirasa kurang atau tidak pas di jalan agar berhenti dulu baru merekam.
Polisi mengimbau agar penumpang atau orang di sebelahnya yang merekam kejadian.
Brigjen Komarudin menjelaskan merekam kejadian saat berkendara juga berpotensi menimbulkan hal yang tak diinginkan.
"Jangan berkendara sambil menggunakan HP atau merekam," imbuhnya.
Dari hasil penelusuran kejadian viral seorang pengendara mobil memprotes tindakan arogan dari oknum polisi patroli dan pengawalan (patwal) yang mengawal iring-iringan mobil dinas RI 21 tersebut di kawasan perempatan dekat Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta belum lama ini.
Pelat nomor mobil dinas RI 21 digunakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
(Wartakotalive.com/DES/Tribunnews.com)