Markas Besar Militer Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Khususnya, untuk berpikir dua kali dan tidak melakukan kesalahan perhitungan yang bisa berujung kehancuran.
Mengutip Al Jazeera pada (2/7), peringatan ini dilontarkan dalam pernyataan Khatam al-Anbiya baru-baru ini.
Lebih tepatnya, Markas Besar Militer Iran, Khatam al-Anbiya, mengeluarkan peringatan keras.
Di mana yang ditujukan kepada Amerika Serikat dan Israel, agar tidak melakukan kesalahan perhitungan di kawasan Timur Tengah.
Dengan nada mengancam, pihak militer menegaskan bahwa musuh harus berpikir dua kali sebelum melakukan agresi.
Atau mereka akan menghadapi kehancuran total lewat balasan yang jauh lebih keras.
Pernyataan ini keluar hanya berselang beberapa hari setelah aksi saling balas serangan antara Iran dan AS terjadi, yang kini mengancam keberlangsungan negosiasi damai global.
Menanggapi situasi yang kian memanas, markas besar militer Iran menyatakan bahwa seluruh pasukan mereka kini berada dalam status kesiapan penuh.
Terkhusus, demi menjaga kemerdekaan, keamanan, serta integritas wilayah Republik Islam Iran dari segala bentuk ancaman asing.
“Kami memperingatkan musuh-musuh Iran yang kuat – terutama Amerika Serikat, rezim Zionis, dan kaki tangan regional mereka – untuk menghindari kesalahan perhitungan… Mereka harus berpikir dua kali sebelum melakukan ancaman atau agresi apa pun terhadap negara tercinta kami,” kata markas besar militer.
“Kami menyatakan kesiapan penuh kami untuk menjaga kemerdekaan, keamanan, dan integritas wilayah Republik Islam Iran.”