Bupati Purwakarta Om Zein Minta Maaf Soal Lagu Lalaki Langit, Bersyukur Dikritik: Bentuk Perhatian
Febriana Nur Insani July 02, 2026 09:44 PM

TRIBUNSTYLE.COM - Kontroversi lagu ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein memang tengah diperbincangkan, terutama di media sosial.

Lagu berjudul Lalaki Langit Lelanang Bejad itu mengundang polemik karena liriknya yang dinilai merendahkan kaum perempuan.

Banyak pihak yang melemparkan kritik terhadap Om Zein. Salah satunya anggota DPR RI, Atalia Praratya.

Atalia bahkan membuat postingan khusus untuk mengkritisi karya kontroversial Om Zein.

Ia turut mengunggah lirik lengkap dari lagu Lalaki Langit Lelanang Bejad.

Dalam captionnya, Atalia mengaku tidak habis pikir mengapa budaya patriarki justru dilanggengkan oleh seorang kepala daerah.

"Jujur, saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan.

Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah...

Dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan...

Mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?

Sebodoh apa pun saya memahami budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi..

Dan saya percaya, budaya Sunda tidak pernah mengajarkan kita untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan.

Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?," tulis Atalia.

Lantas seperti apa respons Om Zein mengenai kontroversi lagunya?

Baca juga: Lirik Lagu Lalaki Langit Karya Bupati Purwakarta, Dicap Rendahkan Wanita, Rossa Murka: Pria Sakit!

LAGU KONTROVERSIAL - Atalia Praratya miris dengan lagu ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein. Lagu tersebut dinilai telah merendahkan perempuan.
LAGU KONTROVERSIAL - Atalia Praratya miris dengan lagu ciptaan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein. Lagu tersebut dinilai telah merendahkan perempuan. (Instagram @omzein_bupatiaing @ataliapr)

Bupati Purwakarta Minta Maaf

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, memutuskan untuk menurunkan (take down) lagu berjudul 'Lalaki Langit, Lalanang Bejad' dari seluruh akun media sosial pribadinya. 

Keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus respons atas polemik dan kritik yang bermunculan terhadap lirik lagu tersebut.

Binzein menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Ia menjelaskan, lagu tersebut merupakan karya yang ditulis pada 2020 dan tidak pernah dimaksudkan untuk mendiskreditkan ataupun merendahkan kelompok tertentu.

"Om Zein tidak bermaksud untuk itu (mendiskreditkan atau merendahkan pihak lain)," ujar Binzein kepada Tribunjabar.id di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).

Sebagai bentuk komitmen menjaga kondusivitas dan keharmonisan di tengah masyarakat, ia memastikan video lagu tersebut akan dihapus dari seluruh platform media sosial miliknya.

Selain meminta maaf, Binzein mengaku menerima berbagai kritik yang muncul sebagai bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap dirinya sebagai kepala daerah.

Baca juga: Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad Milik Bupati Purwakarta yang Viral, Atalia: Gak Habis Pikir

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein alias Om Zein minta maaf seusai lagu karyanya viral.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein alias Om Zein minta maaf seusai lagu karyanya viral. (Kompas.com/David Oliver Purba)

"Sekali lagi Om Zein mohon maaf, terima kasih atas perhatiannya. Om Zein yakin kritikan itu adalah suatu bentuk kasih sayang dan bentuk perhatian masyarakat, tokoh, atau siapa pun terhadap Om Zein," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan.

Menurutnya, kritik menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan karya maupun pesan di ruang publik.

"Terima kasih yang sudah mengingatkan. Sampurasun," ujarnya.

Diketahui, lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejad belakangan menjadi sorotan publik setelah liriknya dinilai sejumlah pihak mengandung diksi yang dianggap merendahkan kelompok tertentu

(TribunStyle.com)(TribunJabar.id/Deanza Falevi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.