Kronologi 2 Pelajar Kendari Begal Anak Sekolah Asal Raha, Adang Pakai Badik di Jalan Mayjen Sutoyo
Sitti Nurmalasari July 02, 2026 09:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Inilah kronologi hingga pola kerja dua remaja tergabung komplotan begal meresahkan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kedua pelaku berstatus pelajar menengah ini diringkus Tim Gabungan URC Buser77 Sat Reskrim bersama Unit Keamanan (Kam) Satintelkam Polresta Kendari, Rabu (1/7/22026).

Identitas dua terduga pelaku masing-masing berinisial AY (17), seorang pelajar SMK Kendari, dan ME (16), pelajar SMA Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula saat pelajar SMAN 2 Raha MA (17), menjadi korban kebrutalan komplotan tersebut.

“Aksi pembegalan itu terjadi, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, korban MA yang baru saja tiba dari Kabupaten Muna dijemput oleh sepupunya di Pelabuhan Nusantara Kendari,” jelasnya, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Komplotan Begal 6 TKP di Kendari Ditangkap Polisi, 2 Pelaku Ternyata Pelajar SMK dan SMA 

Namun, saat melintas di Jalan Mayjen Sutoyo, tepatnya di depan Hotel XO Kendari, korban tiba-tiba dipepet dari arah belakang oleh para pelaku yang menggunakan dua sepeda motor, yakni Yamaha X-Ride warna hitam dan Yamaha Fino warna biru tua.

"Mereka langsung mencegat dan memberhentikan paksa motor korban. Salah satu pelaku kemudian turun dan langsung mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik dari pinggangnya, lalu mengarahkannya ke perut korban dan sepupunya untuk memberikan ancaman secara langsung," jelasnya.

Di bawah ancaman badik, pelaku memaksa korban menyerahkan barang berharganya.

Selanjutnya, pelaku menarik paksa tas samping warna abu-abu hitam merek Starcross yang diselempangkan di badan korban.

Setelah berhasil menggasak tas berisi uang tunai, sebuah kacamata, dan masker, para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara. 

Baca juga: Tepergok Bongkar AC Ruko di Kadia Kendari, Residivis Pembunuhan dan Begal Diringkus Buser 77

Akibat insiden ini, korban mengalami kerugian materiil total sebesar Rp1.050.000 dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib guna pengusutan lebih lanjut.

“Modus dari pelaku adalah mengadang motor korban lalu meminta sejumlah uang, barang berharga dengan menodongkan senjata tajam ke korban, ada pelaku lain yang ikut memantau dari jauh untuk mengamati situasi sekitar saat ini tengah kami kejar,” jelasnya.

Markas Polresta Kendari berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.