SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Keseriusan Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan dalam membina para qari dan qariah hingga pelosok akhirnya dapat berbuah manis.
Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Sumsel di Kabupaten Lahat pada Kamis (2/7/2026), kafilah OKI unjuk gigi dengan menembus jajaran 4 besar dari total 17 kabupaten/kota.
Posisi ini meningkat drastis dibandingkan penyelenggaraan MTQ sebelumnya di Sekayu, dimana saat itu harus puas berada di peringkat ke-8.
Merespons capaian gemilang ini, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki memberikan apresiasi tinggi, namun mengingatkan seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
"Alhamdulillah, kerja keras seluruh pengurus LPTQ, pelatih, pembina, pendamping dan peserta membuahkan hasil dengan naiknya peringkat OKI ke posisi empat besar," kata Muchendi.
Baca juga: MTQ Sumsel ke-31 Resmi Dibuka, Plt. Bupati Muara Enim Kawal Perjuangan 50 Kafilah Daerah
Menurut orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini, sistem pembinaan terhadap para qari dan qariah harus terus berlanjut secara konsisten dan tidak boleh terputus.
"Saya meminta pembinaan tidak berhenti setelah MTQ selesai. Prestasi ini harus menjadi awal membangun sistem pembinaan yang lebih baik, sehingga lahir qari dan qariah terbaik dari Kabupaten OKI yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional," tegasnya.
Diketahui sejak awal persiapan kafilah, Muchendi telah menginstruksikan agar pembinaan dilakukan lebih terstruktur, berjenjang dan fokus peningkatan kualitas, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban keikutsertaan.
Arahan tegas langsung dieksekusi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) OKI.
"Mereka mematangkan persiapan peserta melalui pemusatan latihan (TC), evaluasi berkala, simulasi perlombaan, hingga pendampingan intensif selama MTQ berlangsung," bebernya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda OKI Dani Oktavian mengatakan pada perhelatan di Lahat ini Pemkab OKI menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 55 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping hingga tim ofisial.
Kerja keras tim dibuktikan dengan raihan juara di berbagai cabang mulai dari kaligrafi, fahmil Quran, syarhil Quran, murattal, tafsir bahasa Inggris, tahfiz 20 juz, tilawah anak, tilawah remaja, hingga tilawah tunanetra.
"Para peserta telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang lomba. Ke depan, Pemerintah Kabupaten OKI akan terus memberikan dukungan agar para kafilah mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, termasuk menembus ajang MTQ tingkat nasional," pungkasnya.