Bunda Salma Terima Mahasiswa IPMB dan Tegaskan Selamatkan Beutong Ateuh, Jangan Korbankan Alam Aceh
Misran Asri July 02, 2026 11:54 PM

Suara masyarakat dan mahasiswa harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan kebijakan yang menyangkut masa depan lingkungan dan kehidupan masyarakat Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh dari Komisi III, Hj. Salmawati, S.E., M.M. atau yang akrab disapa Bunda Salma, menerima audiensi Ikatan Pelajar Mahasiswa Beutong (IPMB) di Ruang Komisi III DPR Aceh, Kamis (2/7/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan rencana investasi pertambangan di kawasan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai kekhawatiran mengenai potensi dampak pertambangan terhadap kelestarian hutan, sumber mata air, lingkungan hidup, serta kehidupan masyarakat di Beutong Ateuh. 

Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Bunda Salma dengan penuh perhatian dan keterbukaan.

Usai mendengarkan seluruh penyampaian mahasiswa, Bunda Salma menegaskan bahwa dirinya sependapat dengan aspirasi yang disampaikan IPMB.

Menurutnya, suara masyarakat dan mahasiswa harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan kebijakan yang menyangkut masa depan lingkungan dan kehidupan masyarakat Aceh.

Baca juga: Jemaah Haji Kloter 09 Barsela Berangkat ke Tanah Suci, Bunda Salma Sampaikan Doa Diberi Kelancaran 

Baca juga: Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Pentas Nasional

"Alhamdulillah wasyukurillah, hari ini kami menerima adik-adik dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Beutong (IPMB). Kami mendengar langsung aspirasi mereka dan kami sependapat dengan apa yang mereka perjuangkan.

Beutong Ateuh harus diselamatkan, dan setiap rencana investasi pertambangan wajib dikaji secara menyeluruh," ujar Bunda Salma.

Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menegaskan bahwa investasi harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta keberlangsungan hidup masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh mengorbankan kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi hanya demi kepentingan ekonomi jangka pendek.

Bunda Salma juga memastikan Komisi III DPR Aceh akan terus mengawal aspirasi masyarakat Beutong Ateuh bersama mahasiswa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sipil.

Baca juga: Bunda Salma Kecam Pengeroyokan Haji Faisal di Polda Metro Jaya, Desak Penegakan Hukum Transparan

Ia berharap Pemerintah Aceh mengambil keputusan secara bijaksana, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat, sehingga pembangunan di Aceh tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan generasi mendatang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.