Jambret Pedagang Pasar Pagi Tulungagung Ditangkap, Polisi Duga Pelaku Beraksi di Blitar dan Kediri
faridmukarrom July 03, 2026 02:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG -  Dua terduga pelaku penjambretan yang diduga menjadi spesialis menyasar pedagang pasar pagi di Kabupaten Tulungagung akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung.

Keduanya diketahui berasal dari Kabupaten Malang dan diduga telah beraksi di sejumlah wilayah selama sekitar dua bulan terakhir.

Kanit Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung, Aiptu Fendy Prestiawan, mengatakan kedua pelaku memang sengaja berangkat dari Malang menuju Tulungagung dengan target utama para pedagang yang beraktivitas pada dini hari.

"Pelaku yang kami amankan dua orang ini merupakan pelaku jambret spesialis pasar pagi. Mereka berangkat dari Malang menuju Tulungagung memang dengan sasaran para pedagang yang berangkat maupun pulang dari pasar. Rata-rata sasarannya perempuan, tetapi ada juga laki-laki. Artinya sasaran mereka acak," ujar Aiptu Fendy.

Beraksi di Sejumlah Kecamatan di Tulungagung

Menurut polisi, aksi kedua pelaku tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung, mulai dari Kecamatan Rejotangan, Ngunut, Sumbergempol, Boyolangu, Campurdarat, Pakel hingga wilayah Kota Tulungagung.

Detail lokasi dan jumlah laporan yang masuk akan disampaikan lebih lanjut saat konferensi pers resmi oleh Satreskrim Polres Tulungagung.

Fendy menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan yang berlangsung hampir satu setengah bulan.

Berbekal rekaman CCTV di sejumlah lokasi kejadian serta penyelidikan manual di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku yang berasal dari wilayah Malang.

"Kami melakukan serangkaian penyelidikan hampir sekitar satu bulan setengah. Dari CCTV di TKP dan penyelidikan manual, kami memperoleh informasi bahwa pelaku berasal dari arah timur. Setelah berkoordinasi dengan jajaran Polres Malang, kami mendapatkan identitas pelaku berinisial A," jelasnya.

Saat dilakukan pengejaran, pelaku utama tidak berada di rumah.

Polisi kemudian mengamankan rekannya berinisial AA yang berada di kediamannya.

"Dari keterangan AA kami melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap A di sebuah rumah kos di kawasan Gadang, Kota Malang," tambah Fendy.

Residivis Kasus Jambret

Polisi mengungkapkan bahwa pelaku berinisial A merupakan residivis kasus penjambretan dengan modus serupa.

Ia diketahui pernah menjalani hukuman di beberapa wilayah hukum, termasuk Polresta Malang Kota dan Polres Blitar.

Saat proses penangkapan, pelaku A juga terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.

"A merupakan residivis dan sudah beberapa kali terlibat kasus jambret dengan modus yang sama. Terhadap yang bersangkutan kami lakukan tindakan tegas terukur," tegas Fendy.

Sementara itu, pelaku AA merupakan warga Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Polisi juga menduga keduanya tidak hanya beraksi di Tulungagung, tetapi juga melakukan tindak kejahatan di wilayah Kabupaten Blitar hingga Kediri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku diduga telah menjalankan aksi penjambretan di wilayah Tulungagung selama kurang lebih dua bulan.

Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain maupun lokasi kejahatan di daerah lain.

Viral di Media Sosial, Warga Mengaku Sudah Resah

Kasus penjambretan ini sebelumnya viral di media sosial setelah sejumlah korban dan warga membagikan pengalaman mereka.

Salah satu korban merupakan pedagang yang hendak menuju pasar dengan membawa tas berisi uang untuk modal berdagang. Saat melintas di kawasan Bok Macan, Desa Pojok, korban diduga dipepet pelaku sebelum tasnya dirampas.

Sejumlah warga mengaku aksi serupa telah berulang kali terjadi, terutama pada rentang waktu pukul 03.00 WIB hingga menjelang subuh ketika para pedagang mulai berangkat ke pasar.

Pedagang Diduga Jadi Korban Jambret di Campurdarat Tulungagung, Tas Berisi Uang Dagangan Dibawa Kabur
Pedagang Diduga Jadi Korban Jambret di Campurdarat Tulungagung, Tas Berisi Uang Dagangan Dibawa Kabur (TribunMataraman.com/Ist)

Seorang warganet bahkan mengaku tetangganya juga menjadi korban saat hendak menuju Pasar Campurdarat.

"Tadi pagi tetanggaku juga jadi korban. Ibu-ibu dari Desa Gamping, Campurdarat, mau ke Pasar Campurdarat jam 3 pagi dijambret di sekitar SPBU Gamping," tulis seorang warga di media sosial.

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.