Declan Rice Puji Elliot Anderson sebagai 'Salah Satu yang Terbaik Pernah Bermain Denganku' Jelang Transfer £116 Juta ke Manchester City
Agus Firmansyah July 03, 2026 04:06 AM

Pemain tim nasional Inggris, Declan Rice, memberikan pujian tinggi kepada rekrutan baru Manchester City, Elliot Anderson, menjelang kepindahan sang gelandang senilai £116 juta.

Rice menyarankan Anderson untuk menganggap nilai transfer rekor Inggris itu sebagai “hanya kebisingan” dalam percakapan pribadi antara keduanya.

Gelandang Arsenal tersebut meyakini bahwa Anderson “akan menjadi sosok yang sangat sukses” di Manchester City.

Bintang Arsenal dan Inggris, Declan Rice, memberikan penghormatan besar kepada Elliot Anderson menjelang kepindahan gelandang tersebut senilai £116 juta ke Manchester City.

Rice telah menjadi salah satu gelandang paling berpengaruh di sepak bola Eropa sejak menyelesaikan kepindahannya yang bernilai tinggi dari West Ham United ke Arsenal pada tahun 2023. Pengalamannya menghadapi tekanan dan ekspektasi dalam transfer besar membuat pandangannya memiliki bobot khusus, terutama karena perjalanan kariernya di level tertinggi.

Anderson, yang kepindahannya senilai £116 juta dari Nottingham Forest ke Manchester City kini memasuki tahap akhir, telah menjadi rekan satu tim Rice di skuad Inggris selama berlangsungnya Piala Dunia FIFA, memberi Rice kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pemain berusia 23 tahun itu menangani sorotan besar yang menyertai salah satu transfer paling signifikan musim panas ini.

Kedekatan di dalam tim nasional tersebut jelas meninggalkan kesan mendalam bagi Rice, yang kemudian mendekati Anderson untuk berbicara langsung mengenai tantangan unik membawa beban nilai transfer besar sebagai pemain muda yang sedang naik ke level baru — tantangan yang sangat dipahami Rice setelah kepindahannya sendiri dari London Timur ke London Utara.

Dukungan dari pemain sekelas Rice menambah bobot narasi yang telah menarik perhatian dunia sepak bola, di mana banyak rekan Anderson di Piala Dunia sepakat bahwa pemain berusia 23 tahun itu memiliki karakter dan kualitas untuk membenarkan investasi besar Manchester City.

Berbicara kepada Jason Burt dari The Telegraph, Rice menjelaskan: “Kami mengobrol santai sambil duduk di beanbag. Saya hanya berkata padanya bahwa dia tidak bisa mengontrol harga yang klub bayarkan untuknya,” ucap Rice tentang kepindahan Anderson ke Manchester City yang memecahkan rekor klub.

“Saya juga tidak bisa mengontrol berapa harga transfer saya. Alasan dia dihargai setinggi itu adalah karena dia telah menjadi salah satu pemain terbaik di Eropa musim ini. Jika kamu menontonnya bermain, semua alur permainan Forest mengalir melalui dirinya.”

“Dia selalu terlibat dengan bola, menjadi ruang mesin tim. Saya mencoba memberinya perspektif bahwa harga hanyalah kebisingan. Lakukan saja apa yang sudah kamu lakukan, dan semuanya akan baik-baik saja.”

“Dia sosok yang sangat rendah hati, itu tidak akan memengaruhi dirinya. Dia hanya perlu terus melakukan apa yang selama ini ia lakukan, dan dia akan menjadi sukses besar — saya percaya dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya.”

Penilaian langsung tersebut — datang dari seorang pemain yang telah berbagi lini tengah dengan beberapa pesepak bola paling berbakat di generasinya — mungkin merupakan bentuk dukungan paling kuat yang pernah diterima Anderson saat ia bersiap memulai karier di Stadion Etihad di bawah pelatih baru, Enzo Maresca.

Paralel yang ditarik Rice antara kepindahannya ke Arsenal dan kedatangan Anderson yang akan datang ke Manchester City sangat menarik, karena keduanya dituntut untuk memikul beban nilai transfer rekor sambil membuktikan diri di sistem yang menuntut kecerdasan kolektif sekaligus keunggulan individu.

Pernyataan Rice yang menyebut Anderson sebagai “ruang mesin” Nottingham Forest secara langsung menggambarkan profil pemain yang diinginkan direktur sepak bola Manchester City, Hugo Viana, dalam upaya memperkuat lini tengah klub musim panas ini — sosok yang mampu mendominasi penguasaan bola, menyerang dengan intensitas tinggi, dan menjadi penghubung utama permainan menyerang tim.

Apakah Anderson mampu memenuhi ekspektasi yang telah dibentuk oleh Rice baru akan terlihat ketika musim kompetitif pertama Maresca dimulai. Namun, dengan dukungan sebesar ini bahkan sebelum ia menendang bola pertamanya untuk klub barunya, panggung telah disiapkan untuk salah satu kedatangan paling dinantikan dalam sejarah terbaru Manchester City.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.