‘Meski Hanya 80% Fit, Ia Harus Dimainkan!’ - Micah Richards Desak Thomas Tuchel Coret Noni Madueke dan Mainkan Bintang Inggris Ini Lawan Meksiko
Hendra Wijaya July 03, 2026 07:17 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


‘Meski hanya 80% fit, ia harus dimainkan!’ - Micah Richards mendesak Thomas Tuchel untuk mencoret Noni Madueke dan menyebut bintang Inggris yang seharusnya menggantikannya melawan Meksiko.


Mantan bek Manchester City dan tim nasional Inggris, Micah Richards, dengan tegas meminta pelatih kepala The Three Lions, Thomas Tuchel, agar mencadangkan pemain sayap Arsenal, Noni Madueke, dalam laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Meksiko. Richards menegaskan bahwa alur serangan Inggris kini tersendat, dan menurutnya Bukayo Saka harus segera kembali menjadi starter.


“Saka harus dimainkan!”


The Three Lions dipaksa bekerja keras dalam laga babak 32 besar melawan Republik Demokratik Kongo, di mana mereka sempat tertinggal sebelum akhirnya menang 2-1 dan memastikan tempat di babak 16 besar. Namun, performa mereka dinilai masih jauh dari harapan, terutama di sektor sayap, di mana Inggris terlihat kurang terorganisasi dan minim kreativitas.


Saat ditanya perubahan apa yang perlu dilakukan Tuchel, Richards mengatakan kepada BBC: “Ia harus memperbaiki posisi bek kanan dan menentukan siapa pemain sayap yang akan diturunkan. Saya pikir [Marcus] Rashford belum tampil sesuai ekspektasi, dan [Anthony] Gordon bermain sangat baik di sisi kiri ketika masuk sebagai pemain pengganti. Tapi jika Saka fit, Saka harus dimainkan – sesederhana itu. Bahkan jika dia hanya 80 persen fit, dia tetap harus dimainkan.”


Bagaimana perbandingan statistik Madueke dengan Saka?


Dari sisi statistik, Madueke telah mencatat 15 penampilan bersama tim nasional Inggris, dengan satu gol dan empat assist di level internasional. Selama Piala Dunia ini, ia menjadi starter dalam tiga pertandingan dan sekali tampil sebagai pemain pengganti, serta mencatat satu assist saat melawan Kroasia di laga pembuka fase grup Inggris.


Sebaliknya, Saka memiliki pengalaman internasional yang jauh lebih kaya, dengan 53 penampilan, 14 gol, dan 11 assist untuk The Three Lions. Dalam turnamen ini, ia baru sekali menjadi starter dan tiga kali masuk dari bangku cadangan, namun tetap mampu menciptakan dua assist – masing-masing melawan Kroasia dan Panama.


‘Ide brilian’ dari Barry


Tuchel mengungkapkan bahwa “ide brilian” dari asisten pelatih Anthony Barry untuk memindahkan Declan Rice ke posisi bek kanan menjadi kunci kebangkitan dramatis Inggris atas Republik Demokratik Kongo. Pergantian yang dilakukan pada menit ke-70 bersamaan dengan masuknya Eberechi Eze menggantikan Djed Spence tersebut langsung membuahkan hasil, ketika Harry Kane mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan 2-1.


“Anthony Barry punya ide brilian untuk menempatkan Declan di sana,” ujar Tuchel setelah pertandingan. “Kami mendapatkan kualitas tambahan dari sisi lapangan, lebih banyak umpan silang yang sulit diantisipasi, serta dukungan yang lebih baik untuk Saka. Dengan Ebs Eze, kami memiliki koneksi lebih baik di sisi kanan yang membantu membuka ruang. Semua pujian untuk asisten saya.”


Ujian Meksiko menanti


Inggris kini bersiap menghadapi tantangan besar melawan tuan rumah bersama, Meksiko, di Stadion Azteca yang terkenal menakutkan. Pertandingan ini akan digelar di ketinggian, yang diakui Tuchel memberikan keuntungan bagi tim lawan.


Pelatih asal Jerman itu menambahkan: “Ketinggian akan menjadi kerugian besar bagi kami karena secara fisik kami tidak bisa beradaptasi sepenuhnya. Proses adaptasi membutuhkan waktu yang lama, sedangkan kami hanya memiliki tiga hari di antara pertandingan. Secara fisik tidak mungkin menyesuaikan diri dengan kondisi di ketinggian itu.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.