Flyover Latumenten Diklaim Mampu Pangkas Kemacetan Hingga 40 Persen
Dian Anditya Mutiara July 03, 2026 08:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, rampung pada Desember 2026.

Infrastruktur ini digadang-gadang mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen.

"Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti," kata Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Legislator PDI Perjuangan ini mengungkapkan bahwa pembangunan Flyover Latumenten berawal dari keresahan warga terkait kemacetan yang telah menjadi persoalan menahun.

"Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini (Latumenten) saat reses. Warga lalu meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan imbas perlintasan kereta yang padat," kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Baca juga: Flyover Latumenten Ditarget Rampung Desember 2026, Pramono Klaim Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Namun, saat itu Pemprov DKI Jakarta belum memiliki anggaran untuk membangun flyover, ia  kemudian meminta agar mengkaji dahulu terhadap permasalahan tersebut.

Setelah kajian rampung, proyek Flyover Latumenten pun masuk ke proses lelang dan mulai dikerjakan pada penghujung 2025.

"Mudah-mudahan bisa selesai on time," ungkapnya.

Bila rampung, Kenneth mengungkapkan, Flyover Latumenten akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum, mulai dari KRL Commuter Line hingga Transjakarta. 

"Kehadiran lift pada JPO akan mempermudah akses menuju halte Transjakarta tanpa harus menggunakan tangga," pungkasnya.

Anggaran Pembangunan 259 Miliar

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan pembangunan Flyover Latumenten menggunakan anggaran sebesar Rp 259 miliar. 

Ia mengatakan, progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

Senada dengan Kent, Pramono menyebut Flyover Latumenten merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan warga karena berada di kawasan yang selama ini menjadi titik kemacetan.

"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena apa? Di sini kalau dilihat pagi, sore, siang kemacetannya sangat tinggi sekali," kata Pramono.

Baca juga: Pangkas Kemacetan di Grogol Jakarta Barat, Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung 15 Desember 2026

Setelah flyover selesai dibangun, lanjut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut. 

Langkah tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tidak lagi tersendat akibat buka-tutup perlintasan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, seluruh kendaraan nantinya akan diarahkan melintasi flyover sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api.

"Sehingga dengan demikian siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan yang sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi pada waktu itu," ucap Pramono.

Pramono berharap keberadaan Flyover Latumenten ini dapat mengurangi kemacetan secara signifikan sekaligus memperkuat integrasi transportasi publik di kawasan Jakarta Barat. 

Ia juga berharap pembangunan flyover dapat selesai sesuai target sehingga bisa segera dimanfaatkan masyarakat pada akhir tahun. 

Selain mengurangi antrean kendaraan di perlintasan sebidang, proyek ini juga diharapkan mampu memangkas waktu tempuh pengguna jalan yang melintasi kawasan Latumenten dan Grogol.

Menurutnya, pembangunan flyover tersebut merupakan salah satu aspirasi warga untuk mengatasi kemacetan yang akhirnya diwujudkan oleh pemerintah.

"Ini penantian warga puluhan tahun. Alhamdulillah terealisasikan. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan," tutup Pradana Putra. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.