BANGKAPOS.COM – PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian berkala dan merilis daftar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi terbaru di seluruh Indonesia.
Saat ini PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga BBM non-subsidi yang berlaku mulai Rabu (1/7/2026).
Sementara hari ini, Jumat (3/7/2026) belum ada perubahan harga BBM.
Dalam kebijakan terbaru ini, Pertamina resmi menurunkan harga untuk tiga jenis produk BBM non-subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Evaluasi berkala ini dilakukan dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal, serta menjaga daya beli masyarakat.
Baca juga: Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Turun per 1 Juli 2026, Cek Rincian di Seluruh SPBU
Meski tiga jenis BBM tersebut mengalami penurunan, harga untuk produk Pertamax dan Pertamax Green dipastikan tidak mengalami perubahan.
Begitu pula dengan jenis BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang harganya tetap sama atau belum mengalami perubahan tarif.
Sebagai informasi, besaran harga baru BBM Pertamina ini tidak selalu sama di setiap wilayah Indonesia.
Perbedaan harga di masing-masing daerah tersebut sangat dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh tiap pemerintah daerah.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perubahan harga dilakukan setelah evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku.
"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangan tertulis.
Pertamina menjelaskan evaluasi harga mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, kondisi fiskal, daya beli masyarakat, serta kondisi perekonomian nasional.
Baca juga: Update Harga BBM Terbaru 2 Juli 2026 di Seluruh SPBU, Cek Tiga Jenis Terpantau Turun hingga Rp3.650
Berdasarkan daftar harga terbaru untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.
Penurunannya mencapai Rp1.450 per liter.
Harga Pertamina Dex turun lebih besar.
BBM tersebut kini dijual Rp21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800 per liter, atau turun Rp3.650 per liter.
Sementara itu, harga Dexlite turun Rp3.300 per liter, dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.
Penyesuaian juga berlaku untuk avtur penerbangan domestik di Bandara Soekarno Hatta.
Harga avtur sebelum pajak turun dari Rp22.190 menjadi Rp19.190 per liter, atau lebih rendah Rp3.000 per liter dibandingkan bulan sebelumnya.
"Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," kata Kitty.
Berikut adalah rincian tarif eceran harga BBM terbaru 3 Juli 2026 di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina seluruh Indonesia yang dihimpun dari data resmi PT Pertamina Patra Niaga:
Provinsi Aceh
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
FTZ Sabang
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.250
Dexlite: Rp18.450
Sumatera Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sumatera Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
Riau
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
Kepulauan Riau
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp15.500
Pertamax Turbo: Rp 18.350
Pertamina Dex: Rp20.100
Dexlite: Rp18.700
Jambi
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Bengkulu
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sumatera Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Bangka Belitung
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Lampung
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
DKI Jakarta
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Banten
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Jawa Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Jawa Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
DI Yogyakarta
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Jawa Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Green: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Bali
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Nusa Tenggara Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Nusa Tenggara Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar (subsidi): Rp6.800
Biosolar (nonsubsidi): Rp22.900
Pertamax: Rp16.250
Pertamax Turbo: Rp19.300
Pertamina Dex: Rp21.150
Dexlite: Rp19.700
Kalimantan Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Kalimantan Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Kalimantan Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
Kalimantan Timur
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Kalimantan Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp17.000
Pertamax Turbo: Rp20.150
Pertamina Dex: Rp22.100
Dexlite: Rp20.550
Sulawesi Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Gorontalo
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sulawesi Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sulawesi Tenggara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sulawesi Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Sulawesi Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Maluku
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
Maluku Utara
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
Papua
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamax Turbo: Rp19.750
Dexlite: Rp20.150
Papua Barat
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Papua Selatan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
Papua Pegunungan
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Dexlite: Rp20.150
Papua Tengah
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp20.150
Papua Barat Daya
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Pertamax: Rp16.650
Pertamina Dex: Rp21.650
Dexlite: Rp20.150
Menkeu Purbaya Yakin Harga BBM akan Turun
Purbaya meyakini harga BBM nasional akan turun dalam beberapa bulan seiring terkoreksinya harga minyak dunia.
Hal tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai penyebab kenaikan inflasi bulanan Indonesia.
Purbaya menjelaskan, kenaikan inflasi bulanan dipicu oleh naiknya harga pangan dan BBM.
Meski demikian, ia memastikan BBM diperkirakan tidak lagi menjadi penyumbang inflasi dalam beberapa bulan ke depan karena harganya diprediksi turun secara bertahap mengikuti penurunan harga minyak dunia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni mencapai 0,44 persen secara bulanan.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Mei yang mencatat inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan.
Terkait kenaikan inflasi bulanan akibat naiknya harga BBM dan sejumlah komoditas pangan, Purbaya mengatakan inflasi inti masih cukup stabil.
Menurutnya, kenaikan inflasi saat ini bersifat musiman dan diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan tren penurunan harga minyak global, Purbaya berharap harga BBM, khususnya BBM nonsubsidi seperti Pertamax, dapat ikut turun secara bertahap mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
(Kompas.com/Tribunnews.com/TribunKaltim.co/Bangkapos.com)