Terekam CCTV Saling Serang Pakai Celurit, Tawuran Remaja di Rawa Buaya Cengkareng Resahkan Warga
Satrio Sarwo Trengginas July 03, 2026 11:53 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Aksi tawuran remaja kembali meresahkan warga di Jalan Bojong Raya, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dua kelompok remaja terlibat tawuran dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit pada Kamis (2/7/2026) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Peristiwa mencekam yang terjadi terekam oleh kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kedua kelompok remaja itu saling serang secara membabi buta di tengah jalan menggunakan senjata tajam, sebelum akhirnya mereka membubarkan diri.

Warga RW 04 Rawa Buaya, M. Solahudin, menyayangkan kembali pecahnya aksi tawuran tersebut.

Padahal, pihak lingkungan bersama aparat gabungan telah melakukan langkah antisipasi.

"Sebenarnya dari kemarin kami sudah antisipasi dan melakukan patroli bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Citra Bhayangkara, serta jajaran keamanan RT dan RW. Tapi sekarang muncul lagi tawuran antar-remaja," ujar Solahudin saat ditemui, Kamis (2/7/2026) malam.

Menurut Solahudin, lokasi di Jalan Bojong Raya memang kerap menjadi titik rawan yang dijadikan arena bentrok.

Berdasarkan informasi dari pengurus RT setempat, para pelaku yang bertikai itu dipastikan bukan merupakan warga lingkungan sekitar.

"Lokasi ini memang sering dijadikan tempat tawuran. Menurut Pak RT, mereka bukan warga sini, melainkan kelompok remaja yang datang dari luar wilayah (melintas)," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga di lapangan, akibat bentrokan bersenjata tajam tersebut, satu orang remaja dilaporkan mengalami luka bacok.

Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas maupun kondisi terkini dari korban.

Kembalinya aksi tawuran yang berulang di kawasan Rawa Buaya ini jelas memicu keresahan mendalam bagi masyarakat.

Warga mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan yang melintas serta keamanan lingkungan tempat tinggal mereka pada dini hari.

Solahudin pun berharap agar aparat penegak hukum memberikan perhatian lebih terhadap kerawanan di wilayah tersebut. Warga meminta adanya peningkatan intensitas patroli guna meredam aksi kriminalitas jalanan ini.

"Jadi kami selaku warga berharap keamanan dan aparat penegak huukum bisa menjadi perhatian," kata dia.

Berita terkait

  • Baca juga: Pramono Janji KJP Tak Dikurangi, Hanya Dicabut untuk Pelaku Tawuran dan Bullying
  • Baca juga: Belasan Remaja Hendak Tawuran di Bekasi Ditangkap, Terciduk Bawa Molotov
  • Baca juga: Bawa Besi hingga Cocor Bebek, 10 Pelaku Tawuran di Jaktim Diangkut Tim Patroli Polda

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.