TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah belasan titik tercatat di Provinsi Riau, hotspot kembali mencatatkan nihil berdasarkan hasil pemantauan terbaru pada Jumat (3/7/2026).
Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah masih terdeteksinya 121 hotspot di berbagai wilayah Pulau Sumatera.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menyampaikan hingga pembaruan data pukul 07.00 WIB pagi ini, tidak ditemukan satu pun hotspot di wilayah Riau.
Sementara itu, secara regional, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 36 titik, disusul Kepulauan Bangka Belitung 34 titik, Lampung 16 titik, Aceh 15 titik, Jambi dan Bengkulu masing-masing tujuh titik, Sumatera Barat empat titik, serta Sumatera Utara dua titik.
Nihilnya hotspot di Riau menunjukkan kondisi yang cukup kondusif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat musim kemarau masih berpotensi memicu munculnya titik api baru.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Aceh = 15
Jambi = 7
Kep. Bangka Belitung = 34
Bengkulu = 7
Sumatera Selatan = 36
Sumatera Barat = 4
Sumatera Utara = 2
Lampung = 16
Riau = NIHIL
(Tribunpekanbaru.com/Alexander)