Temu Nasional 51 Tahun Pekerja Sosial Masyarakat Digelar di Toba
Randy P.F Hutagaol July 03, 2026 01:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Peringatan HUT ke-51 Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat tahun 2026 dihadiri ribuan peserta secara nasional yang digelar selama 3 hari sejak tanggal 30 Juni - 2 Juli 2026 di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam sambutan yang disampaikan secara virtual mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan mejelaskan tentang keberadaan pekerja sosial masyarakat (PSM).

"PSM sebagai media koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi, pengalaman dan pengembangan kapasitas dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial," ujar Mensos Saifullah Yusuf, Kamis (2/7/2026).

Jadi perjalanan PSM cukup panjang dan turut mendampingi khususnya Kemensos dalam menjalankan program-program sebagaimana dimandatkan presiden," sambungnya.

Wakil Bupati (Wabup) Toba Audi Murphy Sitorus menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dalam pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Toba dan berharap agar kementerian sosial dapat memberikan dukungan atas permasalahan sosial yang terjadi di Kabupaten Toba.

"Sebelum ke acara ini tadi pagi kami bersama pak staf ahli dan pak direktur serta dari Kalbe Farma bahwa pak staf ahli sudah meresmikan Puskessos dan juga Posyandu di Tambunan, Kecamatan Balige sesuatu pelayanan yang terintegrasi dan mobiler dan perlengkapan atau obat-obatan tadi di posyandu tersebut sudah di drop dari Kalbe Farma," terangnya.

Wabup Audi Murphy mengakui masih banyak persoalan-persoalan sosial di Kabupaten Toba yang belum dapat diatasi akibat keterbatasan pemerintah daerah.

"Dirgahayu IPSM ke-51 tahun, semoga IPSM semakin solid, semakin besar manfaatnya dan menjadi rumah besar bagi pekerja sosial masyarakat," tuturnya.

"Pada kesempatan ini kami akan menitipkan permohonan kami kepada menteri sosial RI," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Ketua umum IPSM Prof. Andriansyah memaparkan, IPSM merupakan pilar sosial tertua di Kemensos yang lahir dengan berbagai nama sesuai jamannya.

"Salah satu Mukernas kita adalah koordinasi terkait program-program Kementerian Sosial. Kita melihat sama-sama peresmian Puskessos integrasi dengan Posyandu, belum pernah terjadi," tuturnya.

"Kita coba kolaborasi saat ini dalam momentum ini supaya peran serta pilar-pilar sosial di bawah tetap terkoordinasi dengan baik. Jadi tidak ada pilar-pilar sosial yang menonjol, kita sama-sama jadi pilar sosial," sambungnya.

Sejumlah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yakni, kerja bakti pembersihan eceng gondok di Danau Toba, pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan kacamata baca lansia, bantuan alat bantu dengar, bantuan tas dan buku sekolah, bantuan sembako, pembangunan posyandu terintegrasi, bantuan tongkat dan kursi roda, pagelaran anak difabel dan disabilitas.

(cr3/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.