TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Aparat kepolisian masih melakukan penelusuran untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan, yang menyebabkan seorang warga Desa Negari, Nyoman Cita alias Nyoman Colik kehilangan nyawa di Sungai Bubuh.
Aparat gabungan dari Polres Klungkung sempat menelusuri sepanjang alur Sungai Bubuh, untuk mencari tambahan barang bukti.
Termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Baca juga: UPDATE Hasil Autopsi Nyoman Cita di Klungkung Bali, Tewas Akibat 4 Luka Tusuk, Ada Memar di Leher
Garis polisi tampak sudah terpasang di alur Sungai Bubuh, tepatnya di jalan menuju perumahan Pesona Lepang, Jumat (3/7/2026) pagi.
Pihak keluarga juga masih meletakkan banten pengulapan baru, tepat di atas sungai di lokasi diduga terakhir kali Nyoman Cita terlihat masih hidup.
Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Reno Chandra Wibowo mengatakan, selain menelusuri alur sungai untuk mendapatkan barang bukti tambahan, jajarannya juga melakukan penelurusan CCTV untuk mencari petunjuk baru.
"Tim kami sudah menelusuri CCTV di sekitar Bypass Ida Bagus Mantra dan sekitarnya. Kami cari petunjuk lah," ujar AKP Reno Chandra Wibowo.
Baca juga: Tabrak Truk Parkir di Klungkung Bali, Lansia Pensiunan Polisi Asal Desa Paksebali Meninggal Dunia
Terkait perhiasan emas seberat sekitar 70 gram milik korban yang hilang, aparat kepolisian juga telah menurunkan tim untuk melakukan penelusuran. Termasuk ke pedagang jual-beli emas.
"Tim kami semua turun, ada juga yang penelusuran ke pedagang atau toko jual-beli emas," ungkapnya.
Sementara pasca dilakukan autopsi, jenazah I Nyoman Cita dititip oleh pihak keluarga di Intalasi Pemulasaraan Jenazah di RSUD Klungkung.
Hasil autopsi menyimpulkan Nyoman Cita meninggal karena luka akibat senjata tajam. Ditemukan 4 luka akibat sajam dan luka memar pada leher korban.
"Jenazah sementara kami titip di RSUD Klungkung. Harapan kami aparat kepolisian agar dapat segera mengungkap kasus ini, karena meninggalnya kakak saya ini tidak wajar," ungkap Adik korban, I Ketut Buda Ana, Jumat (3/7/2026). (*)