5 Kuliner Khas Portugal yang Lolos Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Kroasia
GH News July 03, 2026 02:08 PM
Jakarta -

Portugal baru mengalahkan Kroasia 2-1 di Piala Dunia 2026. Negara ini tak hanya terkenal dengan tim sepak bolanya, tapi juga kuliner tradisional yang menarik dicoba. Ini daftarnya!

Portugal melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia di babak 32 besar dengan skor 2-1. Pertandingan antarnegara ini berlangsung di Toronto Stadium pada Jumat (3/7) pagi Waktu Indonesia Barat (WIB).

Membicarakan Portugal rasanya tak lengkap tanpa membahas kuliner tradisional atau khasnya. Makanan Portugal terkenal dengan pemakaian bahan-bahan lokal dengan cita rasa yang kuat.

Dikutip dari blog (3/4/2025), setidaknya ada 5 kuliner Portugal yang wajib dicoba saat kamu berkunjung ke sana. Berikut daftarnya:

1. Pastel de Nata

Pastel de Nata adalah egg custard terkenal dari Portugal, bahkan bisa dibilang merupakan cikal bakal semua kue tart custard di dunia. Ciri khasnya, Pastel de Nata ditambahkan perasan air lemon dalam custardnya dan sedikit taburan bubuk pala di atasnya.

Pastel de Nata memiliki sejarah panjang sejak abad ke-18 di Lisbon. Kue ini diciptakan oleh para biarawan Katolik di Biara Jerónimos, yang menggunakan putih telur untuk mengeraskan pakaian mereka dan memiliki sisa kuning telur.

Kuning telur tersebut kemudian digunakan untuk membuat isian cutard yang jadi komponen utama Pastel de Nata. Kue ini kemudian dilapisi kulit pastry yang berlapis-lapis dan renyah.

2. Peixe Grelhado

Makanan khas PortugalFoto: Getty Images/Yoke Fong Moey

Kuliner tradisional Portugal selanjutnya, Peixe Grelhado. Berupa ikan bakar yang simpel dan terasa segar. Ikan diolesi minyak zaitun, ditaburi garam, dan dipanggang di atas arang hingga kulitnya menjadi renyah. Biasanya memakai ikan kakap merah, sardine, atau mackerel.

Sejarahnya berawal dari zaman dulu ketika ikan menjadi makanan pokok masyarakat pesisir. Metode memasak ini memungkinkan rasa alami ikan 'keluar' sehingga menghasilkan makanan yang lezat dan sehat. Peixe Grelhado juga umum dinikmati bersama sayuran atau salad.

3. Alheira de Mirandela

Sekilas Alheira de Mirandela terlihat seperti sosis, tetapi sebenarnya berbeda. Hidangan ini merupakan sosis Portugis dengan sejarah menarik.

Berasal dari komunitas Yahudi Mirandela selama Inkuisisi, sosis ini diciptakan sebagai cara bagi orang Yahudi untuk menyamarkan identitas mereka dan menghindari penganiayaan. Sosis ini dibuat menyerupai chorizo, tetapi alih-alih daging babi, isinya adalah campuran roti, unggas, dan daging buruan.

Dengan komposisi tersebut, orang Yahudi jadi bisa terlihat seperti sedang makan daging babi, makanan yang terlarang untuk mereka. Namun sebenarnya tetap mematuhi hukum diet mereka.

Secara tradisional, sosis ini diasap di atas kayu ek sehingga memberikan rasa yang khas. Biasanya disajikan dengan cara dipanggang atau dibakar dan disajikan bersama kentang atau sayuran, atau dinikmati dengan telur goreng dan disajikan dengan kentang goreng.

4. Bacalhau

Makanan khas PortugalFoto: Getty Images/Yoke Fong Moey

Bacalhau adalah ikan cod kering yang diasinkan. Rasanya kuat, tapi sering kali bikin ketagihan.

Hidangan tradisional Portugis ini menjadi populer selama Age of Discovery pada abad ke-15 dan ke-16 ketika para pelaut Portugis membutuhkan cara untuk mengawetkan ikan untuk perjalanan jauh. Ikan cod yang diasinkan pun terbukti menjadi solusi ideal.

Ikan tersebut ditangkap di perairan dingin Atlantik Utara, khususnya di lepas pantai Norwegia, kemudian diasinkan dan dikeringkan di atas kapal. Hal ini memungkinkan ikan disimpan selama berbulan-bulan tanpa basi.

5. Bifana

Portugal punya sandwich terkenal dengan irisan tipis daging babi yang direndam dalam campuran bawang putih dan white wine. Kemudian digoreng dalam saus berlemak, lalu diletakkan di antara tumpukan roti Portugis.

Sandwich tradisional ini merupakan makanan kaki lima populer di Portugal, dinikmati oleh penduduk lokal dan sering diberi tambahan mustard serta disajikan dengan kentang goreng dan acar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.