TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menyiapkan 120 kamar akan digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel.
Porprov Sulsel akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo pada November 2026.
Bone dan Wajo adalah daerah bertetangga.
Jarak Watampone ibu kota Bone dan Sengkang ibu kota Wajo sekitar 67 Km.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bone, Andi Akbar, mengatakan, 120 kamar disiapkan berada di Hotel Novena dan Hotel Helios.
Hotel Novena merupakan hotel bintang 3 berada di Jl Jenderal Achmad Yani, No25, Watampone.
Baca juga: IODI Perjuangankan Cabor Dancesport Tetap Dipertandingkan di Porprov Sulsel
Hotel ini menyediakan fasilitas lengkap seperti kolam renang, restoran, gym, dan ruang karaoke.
Tarif sewa kamar Hotel Novena berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Tergantung dari tipe kamar dipesan.
Begitupula Hotel Helios merupakan hotel berbintang tiga berada di Jalan Langsat No.88, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Watampone, Kabupaten Bone.
Hotel bintang 3 ini berlokasi strategis di pusat kota, sekitar 9,2 km dari Bandar Udara Arung Palakka, menjadikannya pilihan populer untuk perjalanan bisnis maupun wisata.
Sewa hotel ini berkisar Rp500 ribu lebih.
Ratusan kamar diprioritaskan untuk tamu VIP, wasit, serta perangkat pertandingan selama Porprov berlangsung.
"Kita sudah booking Hotel Novena dengan Helios. Kami hanya menyiapkan kamar, sementara pembayarannya menggunakan anggaran masing-masing," ujar Andi Akbar yang mengenakan kemeja lengan pendek berwarna hijau muda.
Kontingen dari masing-masing daerah akan ditempatkan di perumahan yang telah disiapkan panitia.
Sedangkan tamu di luar kategori VIP maupun kontingen diminta mencari penginapan secara mandiri.
Berdasarkan data dari panitia provinsi, sekitar 5.000 peserta diperkirakan akan ambil bagian dalam Porprov Sulsel XVIII.
Bone sendiri mendapat jatah sebagai tuan rumah untuk 21 cabang olahraga, sama seperti Kabupaten Wajo.
Pembukaan cabang olahraga sepak bola akan digelar di Bone, sedangkan partai final sekaligus penutupan Porprov berlangsung di Kabupaten Wajo.
Andi Akbar berharap KONI Sulawesi Selatan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi segera datang ke Bone untuk memberikan arahan mengenai pembagian tugas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sebagai tuan rumah.
"Kami berharap ada petunjuk yang jelas mengenai mana yang menjadi tanggung jawab provinsi dan mana yang menjadi tanggung jawab kabupaten sehingga seluruh persiapan bisa berjalan maksimal," ujarnya.
Disambut UMKM
Pelaksanaan Porprov disambut antusias oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bone.
Dani berharap pesta olahraga mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.
Ia mengaku optimistis kedatangan ribuan atlet, ofisial, wasit hingga tamu dari berbagai daerah akan meningkatkan penjualan usahanya.
"Senang sekali kalau Porprov jadi dilaksanakan di Bone. Semoga pendapatan kami bisa meningkat dan perekonomian masyarakat ikut terbantu," ujar Dani.
Ajang berskala provinsi seperti Porprov menjadi momentum penting bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan omzet sekaligus memperkenalkan produk khas Bone kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah.